Showing posts with label PUISI. Show all posts
Showing posts with label PUISI. Show all posts

Friday, August 28, 2020

Pergi ke Dokter Gigi

 


 

Hari ini Tita sakit gigi.

Ia diantar ibu ke dokter gigi.

Sampai di sana, Tita menunggu giliran.

Tidak berapa lama dokter memanggilnya.

Gigi Tita yang sakit dicabut.

 

Sekarang gigi Tita bolong satu.

Gigi Tita tidak sakit gigi.

Sekarang Tita rajin menggosok gigi.

Tita menggosok gigi dua kali sehari.

Pagi hari dan sebelum tidur.

Saturday, June 6, 2020

Puisi : Iman

Iman

Hati ini adalah kaca..
Yang kebeningannya dan keburamannya tergantung kita
Maka debu-debu tepiskan
Gosoklah selalu dengan hatimu
Dengan doa dan dzikir kalimat suci mulia
Dengan kelembutan hati dan kesadaran cahaya-cahaya

Karena iman, insan pun kembali dari petualangannya
Bertaubat dari segala dosa
Meniti jalan lurus penuh keinsyafan
Maka..
Ditinggalkannya jalan zig-zag yang berbelok belok
Ke dalam lorong-lorong gelap

Karena hakikat iman adalah cahaya-cahaya
Yang terus menerangi hati dan jiwa
Hingga hati ini terang benderang
Seperti bintang yang berkilauan
Menjadi pandu menuju hidup hakiki

Istighfar



Istighfarku mengetuk pintu kasih-Mu
Istighfarku bersujud kehadapan-Mu
Karena aku yakin..
Engkau maha pengampun

Tetapi semudah itukah turun ampunan-Mu?
Kalau semudah itu pula
Kami masuki lembah dosa

Nikmat dunia telah menyilaukan mata kami
Ranjau-ranjau nafsu telah melumpuhkan saraf kami
Istighfar kami istighfar kami
Telah menjadi kerutinan
Yang miskin akan makna

Mendengar Engkau Maha Mendengar
Tapi betapa istighfar kami terasa pudar
Karena radar pendengaran-Mu yang Mahapeka
Sempat pula menangkap
Setiap getaran jiwa dan laku kami
Yang semakin menjauhi-Mu

Ya Rabbi, betapa aku ingin selalu beristighfar
Mengaku dosa setulus-tulusnya
Tanpa menyentuh dosa itu sekalipun kembali

Tarawih





Riang gembira penuh suka cita,
Dari balita sampai yang tua,
Bersiap diri menuju rumah-Nya,
Untuk menunaikan tarawih bersama.

Rasa lapar dan dahaga telah terbayar
Mari berbondong untuk mengejar
Untuk bekal esok di alam mahsyar

Jangan hanya di awal ramadhan kita giat
Jangan hanya di akhir pula kita bersemangat
Karena beribadah tidak mengenal waktu dan tempat


Ramadhan Ku




Teringat saat masih kecil,
Ayah dan Ibu mengajarkan ku tuk bangun tengah malam,
Dengan malas dan rasa kantuk yang menggelayutiku
Ayah menuntunku untuk bersantap sahur bersama keluarga.

Sementara itu,
Ibu menyajikan hidangan hallalan toyyiban
Diatas piring-piring suci penuh harapan
Harapan akan ibadah puasa yang diterima oleh-Nya.

Selang beberapa menit sesudahnya,
Ayah memimpin kita untuk berdo’a bersama,
Dengan penuh rasa syukur kami memohon
Atas segala nikmat dan ridho-Nya.

Ramadhan ku..
Kini aku telah dewasa,
Sungguh waktu bejalan begitu cepatnya,
Potongan-potongan kisah akan perjalanan mu
Tak pernah aku lupakan sampai saat ini.

Ramadhan ku..
Aku menyambutmu seperti aku menyambut pintu surga-Nya
Perkenankanlah aku tuk merangkulmu disetiap hembus nafasku,
Untuk senantiasa menjadi hamba yang tak pernah lupa akan kewajiban-Nya,
Untuk menjadi manusia yang pantas menempati surga-Nya.




Hakikat Belajar



Kita belajar kesucian dari cahaya
Yang selalu bersinar lurus menyibakkan gelap
Kita belajar kesetiaan dari matahari
Yang selalu menepati janji terbit di pagi hari
Kita belajar keluasan jiwa dari keluasan langit
Yang senantiasa berdandan dengan warna-warninya
Arakan mega atau kemilau bintang-gemintangnya

Kita belajar kearifan dari kedalaman samudera
Yang menyimpan untaian mutiara dan keindahan
Kerajaan batu karang di dasarnya
Kita belajar kerendah hatian dari gerak air
Yang mengalir ke tempat yang lebih rendah
Kita belajar dari titik-titik hujan
Menghapus kemarau panjang
Kita belajar dari kesejukan embun pagi
Menyegarkan daun-daun

Puisi Untuk Pahlawanku


Puisi Pahlawan



demi negeri
kau korbankan waktumu
demi bangsa
rela kau taruhkan nyawamu
maut menghadang didepan
kau bilang itu hiburan

nampak raut wajahmu
tak segelintir rasa takut
semangat membara dijiwamu
taklukkan mereka penghalang negeri

hari-harimu diwarnai
pembunuhan, pembantaian
dihiasi bunga-bunga api
mengalir sungai darah disekitarmu
bahkan tak jarang mata air darah itu
muncul dari tubuhmu
namun tak dapat
runtuhkan tebing semangat juangmu

bambu runcing yang setia menemanimu
kaki telanjang tak beralas
pakain dengan seribu wangi
basah dibadan kering dibadan
kini menghantarkan indonesia
kedalam istana kemerdekaan

KEAGUNGAN TUHAN
Puisi NN

Merah merona bola api di atas cakrawala
Tanda terbitnya sang surya di ufuk pagi
Suara burung bernyanyi riang bergerak kian kemari
Menggugurkan sejuta embun dari kerindangan daun
Semua itu bukti Agungnya ciptaan Tuhan

Sebagai manusia hendaklah bersyukur
Ketemu lagi akan hari
Setelah sesaat mengunci rasa
Melupakan semua problema
Kini ditantang perjalanan hidup
Membuktikankan semua impian dan harapan
Kalau kita sadar, nyata ataupun tidak
Itulah garis takdir Tuhan
Semuanya ini perjalanan waktu
Manusia hanya bercita
Namun begitu, yakinkan diri ini
Hidup ini jangan disia-siakan


Keindahan Alam Indonesia

Saat aku membuka mataku,
ku tak percaya bahwa itu nyata
Aku masih berfikir, bahwa aku masih bermimpi
Tetapi aku sadar bahwa keindahan itu benar-benar ada di depanku
Sungguh indah kepulauan ini

Ribuan pulau-pulau berjajar membentuk gugusan pulau yang indah
Gunung-gunung berbaris dari ujung barat ke ujung timur
Samudra luas membentang dengan air yang biru
dan berisi keindahan di bawahnya

Aku bangga menjadi anak Indonesia

Aku berjanji aku akan menjagamu

Indahnya Alam Negri Ini

Kicauan burung terdengar merdu
Menandakan adanya hari yang baru
Indahnya alam ini membuatku terpaku
Seperti dunia hanya untuk diriku

Ku pejamkan mataku sejenak
Ku rentangkan tanganku sejenak
Sejuk, Tenang, senang kurasakan
Membuatku seperti melayang kegirangan

Wahai pencipta alam
Kekagumanku sulit untuk ku pendam
Dari siang hingga malam
Pesonanya tak pernah padam

Desiran angin yang berirama di pegunungan
Tumbuhan yang menari-nari di pegunungan
Begitu indah rasanya
Bak indahnya taman di surga

Keindahan alam terasa sempurna
Membuat semua orang terpana
Membuat semua orang terkesima
Tetapi, Kita harus menjaganya
Agar keindahanya takkan pernah Sima.
Puisi dari (Ronny Maharianto)

Sabda Bumi

Belum tampak mendung merenung bumi
Seberkas haru larut terbalut kalut dan takut
Terpaku ratap menatap Jiwa-jiwa penuh rindu
Hangatkan dahaga raga yang sendu merayu

Bulan tak ingin membawa tertawa manja
Kala waktu enggan berkawan pada hari
Saat bintang bersembunyi sunyi sendiri
Terhapus awan gelap melahap habis langit

Bulan memudar cantik menarik pada jiwa ini
Hitam memang menang menyerang terang
Tetapi mekar fajar bersama mentari akan menari
Bersama untaian senandung salam alam pagi.
(Puisi Tanpa Nama)

Pahlawan Pendidikan




Jika dunia kami yang dulu kosong
tak pernah kau isi
Mungkin hanya ada warna hampa, gelap
tak bisa apa-apa, tak bisa kemana-mana

Tapi kini dunia kami penuh warna
Dengan goresan garis-garis, juga kata
Yang dulu hanya jadi mimpi

Kini mulai terlihat bukan lagi mimpi
Itu karena kau yang mengajarkan
Tentang mana warna yang indah
Tentang garis yang harus dilukis
Juga tentang kata yang harus dibaca

Terimakasih guruku dari hatiku
Untuk semua pejuang pendidikan
Dengan pendidikanlah kita bisa memperbaiki bangsa
Dengan pendidikanlah nasib kita bisa dirubah
Apa yang tak mungkin kau jadikan mungkin

Hanya ucapan terakhir dari mulutku
Di hari pendidikan nasional ini
Gempitakanlah selalu jiwamu
wahai pejuang pendidikan Indonesia

Tuesday, October 29, 2019

GURU, ANJEUN AYA TERUS DI HATE ABDI






Guru..
Anjeun nyaeta pahlawan pikeun abdi..
Anu ngajaran abdi ku pinuh rasa bungah jeung ikhlas..
Pake naon abdi kedah bisa ngabalesna?

Guru..
Anjeun teu pernah cape jeung nyerah pikeun ngabimbing abdi..
Ayena, abdi janji moal pernah nyerah pikeun diajar elmu ku anjeun, sabab abdi hoyong sami sepertos anjeun..


Wahai, guru abdi..
Mulia pisan hate anjeun ngajaran sarta ngadidik abdi..
Anjeun teu pernah kenal letih sarta bosen..


Hampurakeun abdi wahai guru..
Pikeun kasalahan abdi murid anjeun ieu nu mungkin sering nyieun kakesel anjeun..
Abdi serahkeun jiwa raga ieu supaya bisa di didik ku anjeun.


Tina izin allah ya Rabbi…
Anjeun nyaeta guru abdi anu sajati..
Mugi pangeran masihan rahmatna pikeun anjeun..
Guru abdi nu ku abdi pikanyaah!




Sunday, September 29, 2019

Puisi Sunda

DUH GUSTI

Duh gusti
Bumi nu sakitu endahna
Langit nu sakitu saena
Tur laut nu sakitu legana
Sadaya kaagungan gusti

Duh gusti…
Hampu sim abdi
Anu tos eser pisan
samudaya kalepatan

Anjen anu Maha Agung
Tur Maha kawasa
Teu pantes abdi seer pamenta
lantaran seer dosa

Duh Gusti…
Hampura sim abdi…
iwal ka gusti

Abdi sujud tumuwung…

Puisi Sunda

HIRUP KURING

Hirup abdi didunya ieu
meni hese pisan
teu nyaho tujuan
hirup anu sabenerna

Aduh gusti….
tulungan abdi
supados hirup abdi teh
aya hartina

Ulah ngan ukur kalangkang
ulah ngan ukur lamunan
supados hirup teh aya gunana

pikeun nusa jeung bangsa

Thursday, June 13, 2019

BUDAYA INDONESIA


Budaya Indonesia.....
Apakah kalian tahu?
Indonesia kaya dengan budaya
Budaya Indonesia.....
Sangatlah indah
Sangatlah istimewa
Sangatlah banyak
Dari berbagai daerah
Dari berbagai pulau
Dari berbagai suku
Dari berbagai agama
Budaya Indonesia berbeda beda
Dari ujung sabang sampai marauke
Walaupun berbeda beda
Tetap satu jua........

Dari berbagai daerah
Seperti Sumut menggunakan bahasa batak
Jateng menggunakan bahasa jawa
Dari berbagai pulau
Seperti Irian Jaya mempunyai musik khas yaitu tifa
Toraja mempunyai musik khas yaitu tolindo
Dari berbagai suku
Seperti Bali mempunyai tarian tradisional serimpi
Kaltim mempunyai tarian tradisional gong
Dari berbagai agama
Seperti Kristen mempunyai hari raya  Natal
Budha mempunyai hari raya waisak




Ayo.....
Lestarikan budaya Indonesia
Supaya berkembang dalam masyarakat luas
Ayo…
Lestarikan budaya Indonesia

Supaya tergabung dalam masyarakat luas

Budaya Indonesia yang berkembang dalam masyarakat


Indonesia….
Engkau sungguh dahsyat
Engkau sungguh sempurna
Engkau sungguh beranugerah bagi Nusa dan Bangsa
              Indonesia…
             Semenjak Indonesia merdeka, anak-anak bangsa semakin                                                                                                                                                                                                                                       
             mempunyai tekad dan karakter membentuk suatu budaya 
             Indonesia agar berkembang di masyarakat
                   Sungguh luar biasa….
                   Wahai engkau anak bangsa
                   Bentuklah suatu karakter yang bisa membuat Indonesia
                   menjadi terus maju
Wahai anak bangsa
Wahai anak Indonesia
Lestarikan budaya yang t’lah engkau perbuat
Janganlah engkau merusak karakter-Mu
Melalui budaya yang berkembang di masyarakat
Janganlah engkau sia-siakan semua pengorbananMu
Akan tetapi pelajarilah….
Pergunakanlah sebaik mungkin, dan Lestarikanlah…

Tak mudah untuk kita lakukan semua itu
Tak mudah kita berikan semua usaha kita berikan kepada orang asing bagi kita
Karakter adalah suatu bakat yang kita tempuh
Karakter anak bangsa adalah karakter yang melalui budaya yang berkembang dalam masyarakat
Budaya kita  terdapat beberapa macam
Ada tarian tradisional…
Ada pakaian adat
Musik..
Makanan
Serta berbagai macam yang lainnya
Mari anak bangsa Indonesia…
Mari masyarakat semua…
Ita harus bangkit
Kita harus bisa melestarikan budaya anak bangsa Indonesia
Kita pun harus hargai semua pengorbanan
Jasa-jasa…
Dan usaha anak bangsa Indonesia
Agar suatu saat nanti akan ada penerus

Sebagai ganti anak Bangsa Indonesia….

Majulah Indonesia…

Majulah Indonesia…
Majulah generasi muda….
Majulah anak bangsa Indonesia
Majulah masyarakat…
Janganlah menyerah
Ingatlah akan pepatah
Bersatu kita teguh
Bercerai kita kembali lagi
Selamatkan perkembangan
Karakter anak bangsa melalui

‘’Budaya yang berkembang di Masyarakat….’’

Thursday, March 28, 2019

SEBELUM LAUT BERTEMU LANGIT

SEBELUM LAUT BERTEMU LANGIT
karya : Eka
Seekor penyu pulang ke laut
Setelah meletakkan telurnya di pantai
Malam ini kubenamkan butir-butir
Budianta di pantai hatimu
Sebentar lagi aku akan balik ke laut.

Puisiku – telur-telur penyu itu-
mungkin bakal menetas
menjadi tukik-tukik perkasa
yang berenang beribu mil jauhnya
Mungkin juga mati
Pecah, terinjak begitu saja

Misalnya sebutir telur penyu
menetas di pantai hatimu
tukik kecilku juga kembali ke laut
Seperti penyair mudik ke sumber matahari
melalui desa dan kota, gunung dan hutan
yang menghabiskan usianya

Kalau ombak menyambutku kembali
Akan kusebut namamu pantai kasih
Tempat kutanamkan kata-kata
yang dulu melahirkan aku
bergenerasi yang lalu

Betul, suatu hari penyu itu
tak pernah datang lagi ke pantai
sebab ia tak bisa lagi bertelur
Ia hanya berenang dan menyelam
menuju laut bertemu langit
di cakrawala abadi

TANGISAN AIR MATA BUNDA

TANGISAN AIR MATA BUNDA

“Dalam Senyum kau sembunyikan letihmu
Derita siang dan malam menimpamu
tak sedetik pun menghentikan langkahmu
Untuk bisa Memberi harapan baru bagiku

Bukan setumpuk Emas yang kau harapkan dalam kesuksesanku
bukan gulungan uang yang kau minta dalam keberhasilanku
bukan juga sebatang perunggu dalam kemenanganku
tapi keinginan hatimu membahagiakan aku

Dan yang selalu kau berkata padaku
Aku menyayangimu sekarang dan waktu aku tak lagi bersama mu

aku menyayangi mu anak ku dengan ketulusan hatiku”

Saturday, March 16, 2019

PUISI BENDERA

Bendera

Bendera itu milik siapa ?
dua warna yang begitu saja menyatu oleh sejarah
dua warna berdamping mencuatkan keberanian dan kesucian hati
apalagi yang terhebat selain itu

sempat warna biru mengganggu
pongah mengangkasa
kami tak rela ... tersobeklah pada akhirnya
walau banyak jiwa melayang karenanya
dan memang terbukti benar
keberanian dan kesucian hati
apalagi yang terhebat selain itu

Pulau-pulau kami berserak
laut-laut kami menggulung berarak
waktu menguji dengan asap hitam menoda diantaranya
namun angka 17 bulan Agustus tetap menjadi keramat
ketika semua angkara terungkap
dan bendera itu khidmat menuju puncak

keberanian dan kesucian hati
apalagi yang terhebat selain itu

PUISI IBU

IBU

  IBU …………
  BETAPA BESAR KASIH SAYANGMU
  BETAPA BESAR JASA-JASAMU

  IBU …………
  KU TAHU KAU YANG TAK PERNAH LELAH
  DALAM MENJAGAKU
  DARI KU KECIL HINGGA KU DEWASA

  KU TAHU KAU YANG TAK PERNAH LETIH
  DALAM MENDIDIKKU, MEMBIMBINGKU
  HINGGA DEWASAKU NANTI

  IBU …………
  TERIMALAH DOAKU …………
  HANYA ITU YANG BISA

  KUBERI PADAMU

Friday, March 8, 2019

Puisi Bahasa Sunda

DUH GUSTI

Duh gusti
Bumi nu sakitu endahna
Langit nu sakitu saena
Tur laut nu sakitu legana
Sadaya kaagungan gusti

Duh gusti…
Hampu sim abdi
Anu tos eser pisan
samudaya kalepatan

Anjen anu Maha Agung
Tur Maha kawasa
Teu pantes abdi seer pamenta
lantaran seer dosa

Duh Gusti…
Hampura sim abdi…
iwal ka gusti

Abdi sujud tumuwung…

Puisi Bahasa Sunda

HIRUP KURING

Hirup abdi didunya ieu
meni hese pisan
teu nyaho tujuan
hirup anu sabenerna

Aduh gusti….
tulungan abdi
supados hirup abdi teh
aya hartina

Ulah ngan ukur kalangkang
ulah ngan ukur lamunan
supados hirup teh aya gunana

pikeun nusa jeung bangsa

Deskripsi Tinta Printer

 Deskripsi Umum Tinta Printer Tinta printer adalah cairan berwarna (atau hitam) yang digunakan dalam printer untuk membuat gambar atau teks ...

Blog Archive