Monday, May 18, 2020

Perkembangan Bahasa Pada Anak Usia Dini


I. PENDAHULUAN
Perkembangan merupakan suatu perubahan yang berlangsung seumur hidup dengan bertambahnya struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks dalam kemampuan gerak kasar, gerak halus, bicara dan bahasa serta sosialisasi dan kemandirian. Ciri-ciri pertumbuhan dan perkembangan anak antara lain, menimbulkan perubahan, berkolerasi dengan pertumbuhan, memiliki tahap yang berurutan dan mempunyai pola yang tetap.
Perkembangan berbicara dan menulis merupakan suatu proses yang menggunakan bahasa ekspresif dalam membentuk arti. Perkembangan berbicara pada awal dari anak yaitu menggumam maupun membeo.Menurut pendapat Dyson bahwa perkembangan berbicara terkadang individu dapat menyesuaikan dengan keinginannya sendiri, hal ini tidak sama dengan menulis.
Seorang bayi dari hari ke hari akan mengalami perkembangan bahasa dan kemampuan bicara, namun tentunya tiap anak tidak sama persis pencapaiannya, ada yang cepat berbicara ada pula yang membutuhkan waktu agak lama. Untuk membantu perkembangannya ibu dapat membantu memberikan stimulasi yang disesuaikan dengan keunikan masing-masing anak.
Sejalan dengan perkembangan kemampuan serta kematangan jasmani terutama yang bertalian dengan proses bicara, komunikasi tersebut makin meningkat dan meluas, misalnya dengan orang di sekitarnya lingkungan dan berkembang dengan orang lain yang baru dikenal dan bersahabat dengannya.
Terdapat perbedaan yang signifikan antara pengertian bahasa dan berbicara. Bahasa mencakup segala bentuk komunikasi, baik yang’diutarakan dalam bentuk lisan. tulisan, bahasa isyarat, bahasa gerak tubuh, ekspresi wajah pantomim atau seni. Sedangkan bicara adalah bahasa lisan yang merupakan bentuk yang paling efektif untuk berkomunikasi, dan paling penting serta paling banyak dipergunakan. Perkembangan bahasa tersebut selalu meningkat sesuai dengan meningkatnya usia anak. Orang tua sebaiknya selalu memperhatikan perkernbangan tersebtit, sebab pada masa ini, sangat menentukan proses belajar. Hal ini dapat. dilakukan dengan memberi contoh yang baik, memberikan motivasi pada anak untuk belajar dan scbagainya.

II. PEMBAHASAN
a. Tahap perkembangan bahasa berbicara anak secara umum
Perkembangan bahasa terbagi atas dua periode besar, yaitu: periode Prelinguistik (0-1 tahun) dan Linguistik (1-5 tahun). Mulai periode linguistik inilah mulai hasrat anak mengucapkan kata kata yang pertama, yang merupakan saat paling menakjubkan bagi orang tua. Periode linguistik terbagi dalam tiga fase besar, yaitu:
1. Fase satu kata atau Holofrase
Pada fase ini anak mempergunakan satu kata untuk menyatakan pikiran yang kornpleks, baik yang berupa keinginan, perasaan atau temuannya tanpa perbedaan yang jelas. Misalnya kata duduk, bagi anak dapat berarti “saya mau duduk”, atau kursi tempat duduk, dapat juga berarti “mama sedang duduk”. Orang tua baru dapat mengerti dan memahami apa yang dimaksudkan oleh anak tersebut, apabila kiia tahu dalam konteks apa kata tersebut diucapkan, sambil mengamati mimik (raut muka) gerak serta bahasa tubuh lainnya. Pada umumnya kata pertama yang diucapkan oleh anak adalah kata benda, setelah beberapa waktu barulah disusul dengan kata kerja.
2. Fase lebih dari satu kata
Fase dua kata muncul pada anak berusia sekkar 18 bulan. Pada fase ini anak sudah dapat membuat kalimat sederhana yang terdiri dari dua kata. Kalimat tersebut kadang-kadang terdiri dari pokok kalimat dan predikat, kadang-kadang pokok kalimat dengan obyek dengan tata bahasa yang tidak benar. Setelah dua kata, muncullah kalimat dengan tiga kata, diikuti oleh empat kata dan seterusnya. Pada periode ini bahasa yang digunakan oleh anak tidak lagi egosentris, dari dan uniuk dirinya sendiri. Mulailah mengadakan komunikasi dengan orang lain secara lancar. Orang tua mulai melakukan tanya jawab dengan anak secara sederhana. Anak pun mulai dapat bercerita dengan kalimat-kalimatnya sendiri yang sederhana.
3. Fase ketiga adalah fase diferensiasi
Periode terakhir dari masa balita yang bcrlangsung antara usia dua setengah sampai lima tahun. Keterampilan anak dalam berbicara mulai lancar dan berkembang pesat. Dalam berbicara anak bukan saja menambah kosakatanya yang mengagumkan akan tetapi anak mulai mampu mengucapkan kata demi kata sesuai dengan jenisnya, terutama dalam pemakaian kata benda dan kata kerja. Anak telah mampu mempergunakan kata ganti orang “saya” untuk menyebut dirinya, mampu mempergunakan kata dalam bentuk jamak, awalan, akhiran dan berkomunikasi lebih lancar lagi dengan lingkungan. Anak mulai dapat mengkritik, bertanya, menjawab, memerintah, memberitahu dan bentuk-bentuk kalimat lain yang umum untuk satu pembicaraan “gaya” dewasa.
Menurut Vygostky menjelaskan ada 3 tahap perkembangan bicara pada anak yang berhubungan erat dengan perkembangan berpikir anak yaitu :

1.      Tahap eksternal. Yaitu terjadi ketika anak berbicara secara eksternal dimana sumber berpikir berasal dari luar diri anak yang memberikan pengarahan, informasi dan melakukan suatu tanggung jawab dengan anak.
2.      Tahap egosentris. Yaitu dimana anak berbicara sesuai dengan jalan pikirannya dan dari pola bicara orang dewasa.
3.      Tahap Internal.Yaitu dimana dalam proses berpikir anak telah memiliki suatu penghayatan kemampuan berbicara sepenuhnya.

Bicara merupakan salah satu alat komunikasi yang paling efektif. Semenjak anak masih bayi sering kali menyadari bahwa dengan mempergunakan bahasa tubuh dapat terpenuhi kebutuhannya. Namun hal tersebut kurang mengerti apa yang dimaksud oleh anak. Oleh karena itu baik bayi maupun anak kecil selalu berusaha agar orang lain mengerti maksudnya. Hal ini yang mendorong orang untuk belajar berbicara dan membuktikan bahwa berbicara merupakan alat komunikasi yang paling efektif dibandingkan dengan bentuk-bentuk komunikasi yang lain yang dipakai anak sebelum pandai berbicara. Oleh karena bagi anak bicara tidak sekedar merupakan prestasi akan tetapi juga birfungsi nntuk mencapai tujuannya, misalnya:
1) Sebagai pemuas kebutuhan dan keinginan. Dengan berbicara anak mudah untuk menjelaskan kebutuhan dan keinginannya tanpa harus menunggu orang lain mengerti tangisan, gerak tubuh atau ekspresi wajahnya. Dengan demikian kemampuan berbicara dapat mengurangi frustasi anak yang disebabkan oleh orang tua atau lingkungannya tidak mengerti apa saja yang dimaksudkan oleh anak.
2) Sebagai alat untuk menarik perhatian orang lain. Pada umumnya setiap anak merasa senang menjadi pusat perhatian orang lain. Dengan melalui keterampilan berbicara anak berpendapat bahwa perhatian Orang lain terhadapnya mudah diperoleh melalui berbagai pertanyaan yang diajukan kepada orang tua misalnya apabila anak dilarang mengucapkan kata-kata yang tidak pantas. Di samping itu berbicara juga dapat untuk menyatakan berbagai ide, sekalipun sering kali tidak masuk akal-bagi orang tua, dan bahkan dengan mempergunakan keterampilan berbicara anak dapat mendominasi situasi sehingga terdapat komunikasi yang baik antara anak dengan teman bicaranya.
3) Sebagai alat untuk membina hubungan sosial. Kemampuan anak berkomunikasi dengan orang lain merupakan syarat penting untuk dapat menjadi bagian dari kelompok di lingkungannya. Dengan keterampilan berkomunikasi anak-anak lebih mudah diterima oleh kelompok sebayanya dan dapat mempcroleh kescmpatan lebih banyak untuk mendapat peran sebagai pemimpin dari suatu kelompok, jika dibandingkan dengan anak yang kurang terampil atau tidak memiliki kemampuan berkomunikasi dengan baik.
4) Sebagai alat untuk mengevaluasi diri sendiri. Dari pernyataan orang lain anak dapat mengetahui bagaimana perasaan dan pendapat orang tersebut terhadap sesuatu yang telah dikatakannya. Di samping anak juga mendapat kesan bagaimana lingkungan menilai dirinya. Dengan kata lain anak dapat mengevaluasi diri melalui orang lain.
5) Untuk dapat mcmpengaruhi pikiran dan peiasaan orang lain. Anak yang suka berkomentar, menyakiti atau mengucapkan sesuatu yang tidak menyenangkan tentang orang lain dapat menyebabkan anak tidak populer atau tidak disenangi lingkungannya. Sebaliknya bagi anak yang suka mengucapkan kata-kata yang menyenangkan dapat merupakan modal utama .bagi anak agar diterima dan mendapat simpati dari lingkungannya.
6) Untuk mempengaruhi perilaku orang lain. Dengan kemampuan berbicara dengan baik dan penuh rasa percaya diri anak dapat mempengaruhi orang lain atau teman sebaya yang berperilaku kurang baik menjadi teman yang bersopan santun. Kemampuan dan keterampilan berbicara dengan baik juga dapat merupakan modal utama bagi anak untuk menjadi pemimpin di lingkungan karena teman sebayanya menaruh kepercayaan dan simpatik kepadanya.

I.A.Faktor-faktor yang Mempengaruhi Perkembangan Bahasa
Pengenalan bahasa yang lebih dini dibutuhkan untuk memperoleh ketrampilan bahasa yang baik Dalam bukunya “Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja” Yusuf mengatakan bahwa perkembangan bahasa dipengaruhi oleh 5 faktor, yaitu: faktor kesehatan, intelegensi, status sosial ekonomi, jenis kelamin, dan hubungan keluarga.
Secara rinci dapat diidentifikasi sejumlah faktor yang mempengaruhi perkembangan bahasa, yaitu:
a. Kognisi (Proses Memperoleh Pengetahuan)
Tinggi rendahnya kemampuan kognisi individu akan mempengaruhi cepat lambatnya perkembangan bahasa individu. Ini relevan dengan pembahasan sebelumnya bahwa terdapat korelasi yang signifikan antara pikiran dengan bahasa seseorang.
b. Pola Komunikasi Dalam Keluarga
Dalam suatu keluarga yang pola komunikasinya banyak arah akan mempercepat perkembangan bahasa keluarganya.


c. Jumlah Anak Atau Jumlah Keluarga
Suatu keluarga yang memiliki banyak anggota keluarga, perkembangan bahasa anak lebih cepat, karena terjadi komunikasi yang bervariasi dibandingkan dengan yang hanya memiliki anak tunggal dan tidak ada anggota lain selain keluarga inti.
d. Posisi Urutan Kelahiran.
Perkembangan bahasa anak yang posisi kelahirannya di tengah akan lebih cepat ketimbang anak sulung atau anak bungsu. Hal ini disebabkan anak sulung memiliki arah komunikasi ke bawah saja dan anak bungsu hanya memiliki arah komunikasi ke atas saja.
e. Kedwibahasaan (Pemakaian dua bahasa)
Anak yang dibesarkan dalam keluarga yang menggunakan bahasa lebih dari satu atau lebih bagus dan lebih cepat perkembangan bahasanya ketimbang yang hanya menggunakan satu bahasa saja karena anak terbiasa menggunakan bahasa secara bervariasi. Misalnya, di dalam rumah dia menggunakan bahasa sunda dan di luar rumah dia menggunakan bahasa Indonesia.

Faktor-faktor yang mempengaruhi anak berbicara Awal masa kanak-kanak terkenal sebagai masa tukang ngobrol, karena sering kali anak dapat berbicara dengan mudah tidak terputus-putus bicaranya. Adapun faktor-faktor yang terpenting didalam anak banyak bicara yaitu :
1.         Inteligensi. Yaitu semakin cerdas (pintar) anak, semakin cepat anak menguasai keterampilan berbicara.
2.         Jenis disiplin. Yaitu anak-anak yang cenderung dibesarkan dengan cara disiplin lebih banyak bicaranya ketimbang pada suatu kekerasan.
3.         Posisi urutan. Yaitu anak sulung cenderung/didorong ortu untuk banyak berbicara daripada adiknya.
4.         Besarnya keluarga
5.         Status sosial ekonomi
6.         Status ras
7.         Berbahasa dua
8.         Penggolongan peran seks

Potensi Anak Berbicara Didukung oleh Beberapa Hal :
1)         Kematangan alat berbicara. Kemampuan berbicara juga tergantung pada kematangan alat-alat berbicara. Misalnya tenggorokan, langit-langit, lebar rongga mulut dan Iain-lain dapat mempengaruhi kematangan berbicara. Alat-alat tersebut baru dapat berfungsi dengan baik setelah sempi’rpa dan dapat membentuk atau memproduksi suatu kata dengan baik scbagai permulaan berbicara.
2)         Kesiapan berbicara. Kesiapan mental anak sangat berganrung pada pertumbuhan dan kematangan otak. Kesiapan dimaksud biasanya dimnlai sejak anak berusia antara 12-18 bulan, yang discbut teachable moment dari perkembangan bicara. Pada saat inilah anak betul-betul sudah siap untuk belajar. bicara yang sesungguhriya. Apabila tidak ada gangguan anak akan segera dapat berbicara sekalipun belum jelas maksudnya.
3)         Adanya model yang baik untuk dicontoh oleh anak. Anak dapat membutuhkan suatu model tertentu -agar dapat melafalkan kata dengan tepat untuk dapat dikombinasikan dengan kata lain sehingga menjadi suatu kalimat yang berarti. Model tersebut dapat diperoleh dari orang lain, misalnya orang tua atau saudara, dari radio yang sering didengarkan atau dari TV, atau actor film yang bicaranya jelas dan berarti. Anak akan mengalami kesulitan apabila tidak pernah memperoleh model scbagaimana disebutkan diatas. Dengan scndirinya potcnsi anak tidak dapat berkembang sebagaimana mestinya.
4)         Kesempatan berlatih. Apabila anak kurang mendapatkan latihan keterampilan berbicara akan timbul frustasi dan bahkan sering kali marah yang tidak dimengerti penyebabnya oleh orang tua atau lingkungannya: Pada gilirannya anak kurang memperoleh moUvasi untuk belajar berbicara yang pada umumnya disebut “anak ini lamban” bicaranya.
5)         Motivasi untuk belajar dan berlalih. Memberikan motivasi dan melatih anak untuk berbicara sangat penting bagi annk karena untuk memenuhi kebutuhannya untuk memanfaatkan potensi anak. Orang tua hendaknya selalu berusaha agar motivasi anak untuk berbicara jangan terganggu atau tidak mendapatkan pengarahan.
6)         Bimbingan. Bimbingan bagi anak sangat. penting untuk mengembangkan potensinya. Oleh karena itu hendaknya orang tua suka memberikan contoh atau model bagi anak, berbicara dengan pelan yang mudah diikuti oleh anak dan orang tua siap memberikan kritik atau mcmbetulkan apabila dalam berbicara anak berbuat suatu kesalahan. Bimbingan tersebut sebaiknya selalu dilakukan secara terus menerus dan konsisten sehingga anak tidak mengalami kesulitan apabila berbicara dengan orang lain.

Langkah-langkah untuk membantu perkembangan bahasa anak :
1. Membaca. Kegiatan ini adalah kegiatan yang paling penting yang dapat dilakukan bersama anak setiap hari. Ketika orang tua membaca, tunjuklah gambar yang ada di buku dan sebutkan nama dari gambar tersebut keras-keras. Mintalah anak untuk menunjuk gambar yang sama dengan yang ada sebutkan tadi. Buatlah kegiatan membaca menjadi menyenangkan dan menarik bagi anak dan lakukanlah setiap hari.
2. Berbicaralah mengenai kegiatan sederhana yang orang tua dan anak lakukan dengan menggunakan bahasa yang sederhana.
3. Perkenalkan kata-kata baru pada anak setiap hari, dapat berupa nama-nama tanaman, nama hewan ataupun nama makanan yang disiapkan baginya.
4. Cobalah untuk tidak menyelesaikan kalimat anak. Berikan kesempatan baginya untuk menemukan sendiri kata yang tepat yang ingin dia sampaikan.
5. Berbicaralah pada anak setiap hari, dan pandanglah mereka ketika berbicara atau mendengarkan mereka. Biarkan mereka tahu bahwa mereka sangat penting.

Berikut beberapa cara untuk menstimulasi agar perkembangan bicara batita semakin lancar dan ia gemar bicara:
           Ceritakan kesibukan Anda. Omongkan dengan lantang apa saja yang sedang Anda kerjakan dan lemparkan pertanyaan-pertanyaan untuk batita. “Teruslah bicara, walaupun Anda nampak konyol karena batita tak bisa menjawab,” usul Pam Quinn, terapis wicara di RS Rehabilitasi Schwab, Chicago.
           Jadi ‘role model’. Bila batita Anda mengatakan “cucu” untuk susu, gunakan pengucapan yang benar ketika Anda merespon, “Ini susumu.” Kembangkan penguasaan bahasanya dengan menambahkan kata-kata baru, misalnya “Susumu warnanya putih, enak sekali.” Strategi ini tak hanya akan menambah jumlah kosa katanya tapi juga mengajarkan cara kombinasi kata. Namun hindari mengoreksi ucapannya. “Menunjukkan kesalahan anak bisa membuatnya tak nyaman. Bahkan anak seusia itupun dapat mulai merasa bahwa apapun yang dilakukannya selalu salah di mata ibu,” kata Pam lagi.
           Berlagak “bodoh”. Beri batita kesempatan untuk meminta dan mengungkapkan kebutuhannya sebelum Anda memberikan padanya. Contohnya, saat bermain, ia menggulirkan bola dan Anda tahu ia ingin Anda mengembalikan bola itu padanya, pura-pura saja Anda tidak mengerti, berikan ekspresi wajah bingung dan bertanya, “Ibu harus apa?” Jeda seperti ini akan menyemangatinya untuk berkomunikasi.
           Tetap nyata. Hindari untuk mengucapkan kata berlebihan atau berbicara dalam bahasa slang atau bahasa pergaulan yang tak dimengerti balita usia 1-2 tahun. Orangtua wajib berbicara dalam kalimat-kalimat reguler dan dalam bahasa yang benar, yang akan membantu anak mengerti cara memadukan kata menjadi kalimat yang bermakna.

II. Keterlambatan dan bahaya (gangguan) di dalam perkembangan bicara pada anak.
Apabila tingkat perkembangan bicara berada dibawah tingkat kualitas perkembangan bicara anak yang umumnya sama yang dapat diketahui dari ketepatan penggunaan di dalam kosa kata (bahasa) anak tersebut pada saat bersama teman sebayanya bercakap-cakap/berbicara menggunakan kata-kata terus dianggap muda diajak bermain dengan kata-kata. Keterlambatan berbicara tidak hanya mempengaruhi penyesuaian akademis dan pribadi anak pengaruh yang paling serius adalah terhadap kemampuan membaca pada awal anak masuk sekolah. Banyak penyebab keterlambatan bicara pada anak umumnya adalah rendahnya tingkat kecerdasan yang membuat anak tidak mungkin belajar berbicara sama baiknya seperti teman-teman sebayanya, yang kecerdasannya normal atau tinggi kurang motivasi karena anak mengetahui bahwa mereka dapat berkomunikasi secara memadai dengan bentuk prabicara dorongan orang tua/orang dewasa, terbatasnya kesempatan praktek berbicara karena ketatnya batasan tentang seberapa banyak mereka diperbolehkan berbicara dirumah.
Salah satu penyebab tidak diragukan lagi paling umum dan paling serius adalah ketidakmampuan mendorong/memotivasi anak berbicara, bahkan pada saat anak mulai berceloteh. Apabila anak tidak diberikan rangsangan (stimulasi) didorong untuk berceloteh, hal ini akan menghambat penggunaan didalam berbahasa/kosa kata yang baik dan benar.
Kekurangan dorongan tersebut merupakan penyebab serius keterlambatan berbicara anak terlihat dari fakta bahwa apabila orang tua tidak hanya berbicara kepada anak mereka tetapi juga menggunakan kosa kata yang lebih luas dan bervariasi, adapun kemampuan anak didalam berbicara yang berkembang sangat pesat dan cepat yaitu contohnya : anak-anak dari golongan yang lebih atau menengah yang orang tuanya ingin sekali menyuruh mereka (anak) belajar berbicara lebih awal (cepat) dan lebih baik. Sangat kurang kemungkinannya mengalami keterlambatan berbicara pada anak. Sedangkan anak yang berasal dari golongan yang lebih rendah yang orang tuanya tidak mampu memberikan dorongan tersebut bagi mereka, apakah kekurangan waktu/karena mereka tidak menyadari betapa pentingnya suatu perkembangan bicara pada anak didik tersebut.

Gangguan/bahaya didalam perkembangan bicara pada anak yaitu :
1. Kelemahan didalam berbicara (berbahasa) kosa kata
2. Lamban mengembangkan suatu bahasa/didalam berbicara
3. Sering kali berbicara yang tidak teratur
4. Tidak konsentrasi didalam menerima suatu kata (bahasa) dari orang tua/guru.

Kesalahan yang umum didalam pengucapan/bahasa (berbicara) pada anak yaitu :
1. Menghilangkan satu suku kata/lebih biasanya terletak ditengah-tengah kata contohnya : “buttfly” padahal “butterfly”.
2. Mengganti huruf/suku kata seperti “tolly” padahal “Dolly”, “handakerchief” padahal “handkerchief”.
3. Menghilangkan huruf mati yang sulit untuk diucapkan oleh anak contohnya : z,w,s,d, dan g.
4. Huruf-huruf hidup khususnya O yang paling sulit dikatakan anak (diucapkan)
5. Singkatan gabungan huruf mati yang sulit diucapkan oleh anak contohnya : “st, sk, dr, fl, str”.

Perkembangan berbicara merupakan suatu proses yang sangat sulit dan rumit. Terdapat beberapa kendala yang sering kali dialami oleh anak, antara lain:
1) Anak cengeng. Anak yang sering kali menangis dengan berlebihan dapat menimbulkan gangguan pada fisik maupun psikis anak. Dari segi fisik, gangguan tersebut dapai berupa kurangnya energi sehingga secara otomatis dapat menyebabkan kondisi anak tidak fit. Sedangkan gangguan psikis yang muncul adalah perasaan ditolak atau tidak dicintai oleh orang tuanya, atau anggota kcluarga lain. Sedangkan rcaksi sosial tcrhadap tangisan anak biasanya bernada negatif. Oleh karena itu pcranan orang tua sangat penting untuk menanggulangi hal tersebut, salah satu cara untuk mengajarkan komunikasi yang cfcktif bagi anak.
2) Anak sulit memahami isi pembicaraan orang lain. Sering kali anak tidak dapat memahami isi pembicaraan orang tua atau anggota keluarga lain. Hal ini disebabknn kurangnya perbeidaharaan kata pada anak. Di samping itu juga dikarenakan orang tua sering kali berbicara sangat cepat dengan mempergunakan kata-kata yang belum dikenal oleh .anak. Bagi keluarga yang mcnggunakan dua bahasa (bilingual) anak akan. lebih banyak mengalami kesulitan untuk memahami pembicaraan orang tuanya atau saudaranya yang tinggal dalam satu rumah. Orang tua hendaknya selalu berusaha mencari penyebab kesulitan anak dalam memahami pembicaraan tersebut agar dapat memperbaiki atau membetulkan apabila anak kurang mengerti dan bahkan salah mengintepretasikan suatu pembicaraan.

BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Perkembangan bahasa terbagi atas dua periode besar, yaitu: periode Prelinguistik (0-1 tahun) dan Linguistik (1-5 tahun). Faktor-faktor yang mempengaruhi anak berbicara Awal masa kanak-kanak terkenal sebagai masa tukang ngobrol, karena sering kali anak dapat berbicara dengan mudah tidak terputus-putus bicaranya.
Perkembangan bicara anak tergantung pada tumbuh kembang ucapan (pelafasan) bicara anak tersebut. Didalam pembelajaran bicara pada anak usia dini orang tua sangat berperan penting, karena tanpa bantuan dari orang tua, anak tidak akan bisa berbicara. Adapun maksud dari tujuan perkembangan bicara anak untuk melatih mengucapkan kata-kata kosa kata, contohnya “mam” maksud disini anak tersebut bilang “makan”. Karena adanya dampak keterlambatan bicara atau gangguan bicara anak terpengaruh dari lingkungan tempat tinggal anak tersebut dan kurangnya pola asuh dari orang tua untuk mengajari anak berbicara.

DAFTAR PUSTAKA

Anonim. 2010. Perkembangan Bahasa Anak. http://bayibalita.com/2010/07/perkembangan-bahasa-anak/

Giel. 2010. Makalah Perkembangan Bahasa Anak. http://edichugiel.blogspot.com/2010/01/makalah-perkembangan-bahasa-anak.html

Whandi. 2010. Perkembangan Berbicara (Bahasa) Pada Anak-Anak Usia Dini. http://whandi.net/perkembangan-berbicara-bahasa-pada-anak-anak-usia-dini.html

Anonim. Stimulasi Bahasa Anak. http://www.infoanak.com/tag/perkembangan-bahasa-anak/

Anonim. Cara menstimulus kemampuan bahasa balita. http://www.okbangetz.com/cara-menstimulus-kemampuan-bahasa-balita/

Maulina, Dita. Perkembangan Bahasa Anak.
http://www.sekolahrumah.com/index.php?option=com_content&task=view&id=1030&Itemid=209

Massofa. Perkembangan Bahasa Anak.

Bagaimana menghitung aset bersih perusahaan

Tips 1: Bagaimana menghitung aset bersih perusahaan
Aset
Net perusahaan indikator stabilitas dan kemungkinan untuk merespon dengan kewajiban yang ada.Menghitung aset bersih perusahaan sederhana, hanya penting untuk memiliki data keseimbangan tangan dan tahu bagaimana untuk mengelompokkan mereka.
Anda perlu
  • neraca atau bentuk lain dari pelaporan, yang mencerminkan semua kinerja keuangan organisasi, kalkulator, pena, notebook
Panduan

1 .Hitung jumlah aset.Untuk melakukan hal ini, melipat non-saat ini dan saat aset , modal dan cadangan.Jumlah aset tidak termasuk indikator berikut - biaya penyelenggaraan saham yang dibeli kembali dari pemegang saham, utang semua pendiri kontribusi dinilai untuk modal piagam.Sebagai contoh, organisasi nilai sisa aktiva tetap adalah 1,5, investasi jangka panjang - 0,5 cadangan - 0,1, piutang - 0,6, pendiri utang - 0,3 kas - 0,7 juta rubel.Maka jumlah aset adalah 1,7 juta rubel.

2 .Hitung jumlah kewajiban.Untuk melakukan hal ini, tambahkan kewajiban jangka panjang dan jangka pendek, pinjaman yang
diberikan, tunggakan pajak, pinjaman dan kewajiban lainnya.Dalam menghitung jumlah kewajiban tidak terlibat indikator berikut - ditangguhkan pendapatan, serta jumlah modal dan cadangan.Misalkan perusahaan «X" adalah pinjaman jangka panjang dalam jumlah 0,8 Pinjaman - 0,3, tunggakan anggaran - 0,1, modal dasar - 0,1 juta rubel.Maka jumlah kewajiban adalah 1,1 juta rubel

3. menghitung aset bersih perusahaan Dipotong dari jumlah total aset dan kewajiban.Dalam contoh kita, aktiva bersih adalah 0,6 juta rubel.Angka ini harus tercermin dalam bentuk nomor tiga "Pada perubahan ekuitas", di mana ia dibandingkan dengan angka-angka untuk kuartal sebelumnya atau tahun, yang memungkinkan untuk melacak dinamika memperbaiki kondisi keuangan organisasi.

4. untuk menarik kesimpulan tentang kondisi keuangan umum berdasarkan jumlah nilai aktiva bersih yang tersedia.Dalam contoh, perusahaan "X" memiliki positif, meskipun kecil, aktiva bersih dan, oleh karena itu, ditandai dengan posisi keuangan yang kuat.
Tips 2: Bagaimana menghitung aset dan aktiva bersih aset
- perusahaan properti dalam bentuk keuangan, nyata dan tidak berwujud.Dalam analisis aktivitas organisasi komersial juga terpaksa perhitungan aktiva bersih - nilai nilai riil aset kurang utangnya.


Panduan

1.      total aset perusahaan - itu adalah sisi kiri neraca.Mengandung nilai aset perusahaan pada tanggal neraca. Semua aset perusahaan termasuk aset berwujud, tidak berwujud dan keuangan.Aktiva berwujud dengan bentuk nyata, termasuk bangunan, tanah, bahan, suku cadang, persediaan barang jadi, dll Aset keuangan - piutang dari perusahaan, kas dan arus rekening, surat berharga, jangka panjang dan investasi jangka pendek.Di bawah aset tidak berwujud mengacu pada hak untuk menggunakan kekayaan intelektual.Hal ini dapat berbagai paten, lisensi, hak merek dagang, dll Totalitas semua milik perusahaan dan asetnya akan.

2.       Tergantung pada sumber pembentukan mengalokasikan aset kotor dan bersih.Aset kotor dibiayai oleh ekuitas dan utang, bersih - hanya dengan mengorbankan mereka sendiri.Nilai aktiva bersih dapat didefinisikan sebagai perbedaan antara nilai aktiva dan kewajiban yang diambil untuk perhitungan.

3.       ke properti, yang dibawa ke perhitungan untuk menentukan nilai aktiva bersih meliputi:
- aset tidak lancar (total saya bagian dari neraca);
- aktiva lancar di bagian II dari neraca, dikurangi biaya pembelian saham sendiri dibeli kembali dari pemegang saham dan pendiri utang kontribusi ke ibukota piagam.


4.       Struktur diadopsi untuk perhitungan kewajiban meliputi:
- semua kewajiban jangka panjang;
- kewajiban jangka pendek untuk pinjaman dan kredit;
- hutang;
- dibayarkan kepada pendiri;
- cadangan untuk biaya masa depan dan kewajiban lancar lainnya.
tidak termasuk dalam item neraca "pendapatan ditangguhkan" dan "Sasaran pendanaan dan pendapatan."

Catatan aktiva bersih
harus dihitung pada akhir setiap kuartal dan pada akhir tahun.

TELADAN SEORANG YUSUF


Dalam kitab Perjanjian Lama, siapa yang tidak mengenal tokoh yang satu
ini? Ya, ia adalah Yusuf, anak emas Yakub dari Rahel. Yusuf lahir di
masa tua Yakub. Yakub sangat menyayangi Yusuf lebih dari saudara-
saudaranya yang lain sehingga ia membuatkan Yusuf jubah mahaindah
(Kejadian 37:3). Itulah yang menjadi alasan saudara-saudara Yusuf
membenci dia. Selain itu, Yusuf juga dibenci oleh saudara-saudaranya
karena mimpinya. Saat masih belia, usia 17 tahun, Yusuf telah menerima
visi Tuhan melalui mimpi. Ada dua mimpi Yusuf.

Yang pertama adalah mimpi Yusuf tentang berkas-berkas gandum Yusuf
yang tegak berdiri, lalu datanglah berkas-berkas gandum saudaranya
yang lain dan sujud menyembah berkas-berkas gandum Yusuf. Kedua, mimpi
tentang matahari, bulan, dan sebelas bintang yang menyembah Yusuf.
Mimpi-mimpi itu membuat saudara-saudaranya semakin membenci Yusuf.
Puncak dari kebencian saudara-saudara Yusuf adalah pada saat Yusuf
diminta ayahnya untuk melihat saudara-saudaranya yang sedang berada di
padang untuk menggembalakan kambing domba. Setelah bertemu dengan
saudara-saudaranya, Yusuf dimasukkan ke dalam sumur yang kering, lalu
dijual kepada orang Ismael dan dibawa ke Mesir untuk dijual sebagai
budak.

Di Mesir, ia dibeli oleh seorang perwira bernama Potifar. Yusuf
diberkati Tuhan sehingga ia menjadi kesayangan di rumah Potifar dan
mendapat kepercayaan untuk mengurus segala yang ada di rumahnya.
Namun, itu bukan berarti kehidupan Yusuf di rumah Potifar tanpa
masalah. Ia difitnah oleh istri Potifar sehingga ia dimasukkan ke
dalam penjara istana. Di dalam penjara, ia mendapat kepercayaan untuk
menjadi penjaga di penjara itu. Saat tinggal di penjara, ia bertemu
dengan juru minum dan juru roti raja yang masing-masing mendapatkan
sebuah mimpi. Mimpi mereka diartikan dengan tepat oleh Yusuf. Singkat
cerita, juru minum raja dikembalikan ke jabatannya semula, tetapi juru
roti dihukum mati, sesuai dengan tafsiran mimpi yang Yusuf sampaikan.
Sesudah dua tahun berlalu, Firaun bermimpi dan mempertanyakan arti
mimpi tersebut. Juru minum teringat akan Yusuf dan menyampaikannya
kepada raja. Kemudian, Firaun pun memanggil Yusuf dan Yusuf berhasil
menafsirkan mimpi sang raja. Akhirnya, Yusuf menjadi orang kedua di
Mesir. Setelah datang bencana kelaparan, bertemulah Yusuf dengan
saudara-saudaranya. Dan, saat itulah, Yusuf menyatakan bahwa ia sudah
mengampuni saudara-saudaranya, hingga saudara-saudara Yusuf sujud di
hadapannya.

Begitulah kisah seorang Yusuf. Sebagai anak muda, kita pasti bisa
belajar banyak dari sikap dan karakter yang ditunjukkan Yusuf. Setiap
proses yang Tuhan berikan telah membentuk Yusuf menjadi pribadi yang
sanggup berkontribusi bagi bangsanya. Mari kita belajar dari sikap dan
karakter Yusuf.

1. Takut akan Tuhan

Sikap ini ditunjukkan oleh Yusuf ketika ia menjadi budak di rumah
Potifar. Saat ia digoda oleh istri Potifar, ia segera berlari
meninggalkan istri Potifar. Ia berusaha untuk hidup kudus dan
senantiasa menjaga kekudusannya di hadapan Tuhan. Hidup kudus dan
berkenan di hadapan Allah menjadi kerinduan utama Yusuf dalam
hidupnya.

2. Mengasihi dan Mengampuni

Yusuf tidak menyimpan kepahitan terhadap keluarganya. Sekalipun ia
dijual sebagai budak oleh saudara-saudaranya, ia tetap mengampuni
mereka. Yusuf bahkan senang karena bisa bertemu kembali dengan
keluarganya. Ia juga mengasihi bangsanya sehingga berusaha menolong
mereka untuk keluar dari bencana kelaparan yang terjadi saat itu.

3. Mengandalkan Tuhan

Setiap hal yang Yusuf lakukan senantiasa mengutamakan Tuhan sehingga
Tuhan berkarya dengan membuat Yusuf berhasil dalam setiap hal yang
dikerjakannya. Tuhan menjadi satu-satunya Pribadi yang selalu hadir
dalam hidup Yusuf setelah ia dijual ke Mesir. Hubungan Yusuf dengan
Tuhan semakin intim sehingga memampukannya berserah kepada Tuhan dalam
menjalani hari lepas hari. Bahkan, Yusuf difitnah dan dimasukkan ke
dalam penjara karena dituduh melakukan hal yang tidak senonoh kepada
istri majikannya, Potifar. Ketidakadilan ini diterima oleh Yusuf, dan
Tuhan memberkati Yusuf sehingga di dalam penjara pun ia menjadi
kesayangan kepala penjara.

4. Bertanggung Jawab

Karakter bertanggung jawab dapat kita temui dalam hidup Yusuf. Saat
melakukan tugasnya, ia selalu melaksanakannya dengan sepenuh hati dan
bertanggung jawab sehingga ia diangkat menjadi kepala rumah tangga dan
kepala di penjara, bahkan menjadi orang kedua yang berkuasa atas
Mesir. Sikap tanggung jawab ini juga yang akhirnya membawa Yusuf
bertemu dengan keluarganya.

Sikap dan karakter yang dimiliki Yusuf ini menjadi teladan yang pantas
kita contoh. Banyak di antara kita, remaja dan pemuda, masih bimbang
dalam mencari identitas diri, tetapi melalui artikel ini kita
diajarkan dan ditunjukkan bagaimana sikap yang harus kita miliki.
Karakter Yusuf di atas setidaknya membuka mata kita untuk mempunyai
hidup yang berkenan kepada Allah dan memancarkan karakter Kristus
dalam kehidupan kita.

Sumber bacaan:
3. "Teladan Yusuf Teguh di tengan Tekanan". Dalam http://artikelkristen.com/teladan-yusuf-teguh-di-tengah-tekanan.html

Sunday, May 17, 2020

Mekanisme Kontraksi dan Kelelahan Otot

Mekanisme Kontraksi Otot

Pada tingkat molekular kontraksi otot adalah serangkaian peristiwa fisiokimia antara filamen aktin dan myosin. Kontraksi otot terjadi pergeseran miofilamen tebal dan tipis serta pemendekan sarkomer dan serat otot, tetapi tidak diikuti oleh pemendekan pada miofilamen. Kepala dari molekul miosin melekat pada filamen aktin yang berada di sebelahnya. Filament aktin yang tertambat pada garis Z kemudian melakukan serangkaian gerakan menarik ke arah medial sehingga mengakibatkan jarak antara kedua garis Z yang merupakan ujung dari sarkomer tersebut menjadi mengecil dan terjadilah yang disebut dengan kontraksi otot.
Siklus kontraksi otot memiliki tahapan yang saling berkaitan dimulai dengan adanya ion kalsium pada zona overlaping. Ion kalsium tersebut akan berikatan dengan troponin yang akan terikat kuat antara aktin dan kompleks troponin-tropomiosin jauh dari site yang aktif pada aktin dan menyebabkan interaksi dengan kepala myosin. Ketika active site sudah terpapar kepala miosin akan mengikat active site untuk membentuk cross-bridges. Setelah terbentuk formasi cross-bridges energy yang sudah tersimpan di dalam zona istirahat akan dikeluarkanseperti kepala myosin pada line M. Reaksi ini disebut dengan power stroke, ketika hal ini terjadi maka akan terbentuk ikatan antara Adenosin Difosfat (ADP)dengan kelompok fosfat

Mekanisme Kelelahan Otot
Kelelahan otot di definisikan sebagai kegiatan otot untuk mempertahankan atau menghasilkan kekuatan yang diperlukan atau hilangnya kemampuan otot untuk berkontraksi menghasilkan kekuatan. Kelelahan lebih sering di artikan sebagai menurunnya kapasitas otot dalam menghasilkan kekuatan dan kecepatan kontraksinya juga diikuti melambatnya relaksasi otot.19
Aktivitas yang dapat menyebabkan adanya kelelahan otot yaitu: salah satunya pada seorang atlet menjalani latihan yang keras melebihi batas-batas kemampuan fisiologi dan psikologi mereka.20 Adapun aktivitas lain yang dapat menimbulkan kelelahan pada otot salah satunya yaitu, pekerja dengan system manual handling seperti pekerja tenun kain sarung, pekerja pemintalan benang. Berdasarkan hasil penelitian Ahmad Muizzudin (2013) bahwa sekitar 60% tenaga kerja mengeluhkan adanya kelelahan pada saat bekerja dan setelah bekerja yang mengakibatkan timbulnya kelelahan pada otot pekerja tersebut.
Kelelahan otot dapat bersifat lokal maupun menyeluruh,  menurut Saryono (2011) mengatakan otot yang lelah adalah otot yang tidak mampu untuk berkontraksi. Ketidak mampuan otot tersebut dalam berkontraksi disebabkan oleh gangguan:
1.        Sistem saraf, yaitu saraf tidak dapat mengirimkan impuls ke otot-otot yang bersangkutan.
2.        Tempat bertemu saraf dan otot (neuromuscular junction) tidak dapat menghantarkan impuls dari saraf motor ke otot.
3.        Mekanisme kontraksi yang tidak dapat mengeluarkan tenaga.
4.        Sistem saraf pusat yaitu otot dan sumsum tulang belakang untuk menimbulkan rangsangan maupun menghantar rangsangan.
Upaya untuk mengatasi adanya kelelahan otot adalah perlakuan yang dapat menyebabkan adanya regangan pada otot yang berkontraksi terus menerus. Hal ini yang akan menyebabkan timbulnya mekanisme lepas aktin-miosin sehingga terjadi pengurangan penggunaan Adenosin triphosfat (ATP) sehingga akan mengurangi adanya kelelahan otot.

Friday, April 17, 2020

Tokoh-Tokoh Cendikiawan Muslim

Prof. Dr. Nurcholish Madjid
Prof. Dr. Nurcholish Madjid (lahir di Jombang, Jawa Timur, 17 Maret 1939 – meninggal di Jakarta, 29 Agustus 2005 pada umur 66 tahun) atau populer dipanggil Cak Nur, adalah seorang pemikir Islam, cendekiawan, dan budayawan Indonesia. Pada masa mudanya sebagai aktivis & kemudian Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Ia menjadi satu-satunya tokoh yang pernah menjabat sebagai ketua Umum HMI selama dua periode. Ide dan gagasannya tentang sekularisasi dan pluralisme pernah menimbulkan kontroversi dan mendapat banyak perhatian dari berbagai kalangan masyarakat. Nurcholish pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Penasihat Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia, dan sebagai Rektor Universitas Paramadina, sampai dengan wafatnya pada tahun 2005.
Karya buku :
·         The issue of modernization among Muslim in Indonesia, a participant point of view dalam Gloria Davies, ed. What is Modern Indonesia Culture (Athens, Ohio, Ohio University, 1978)
·         “Islam In Indonesia: Challenges and Opportunities” dalam Cyriac K. Pullabilly, Ed. Islam in Modern World (Bloomington, Indiana: Crossroads, 1982)
·         “Islam Di Indonesia: Tantangan dan Peluang” dalam Cyriac K. Pullapilly, Edisi, Islam dalam Dunia Modern (Bloomington, Indiana: Crossroads, 1982)
·         Khazanah Intelektual Islam (Jakarta, Bulan Bintang, 1982)
·         Islam, Kemoderanan dan Keindonesiaan, (Bandung: Mizan, 1987, 1988)
·         Islam, Doktrin dan Peradaban, (Jakarta, Paramadina, 1992)
·         Islam, Kerakyatan dan KeIndonesiaan, (Bandung: Mizan, 1993)
·         Pintu-pintu menuju Tuhan, (Jakarta, Paramdina, 1994)
·         Islam, Agama Kemanusiaan, (Jakarta, Paramadina, 1995)
·         Islam, Agama Peradaban, (Jakarta, Paramadina, 1995)
·         "In Search of Islamic Roots for Modern Pluralism: The Indonesian Experiences" dalam Mark Woodward ed., Toward a new Paradigm, Recent Developments in Indonesian Islamic Thoughts (Tempe, Arizona: Arizona State University, 1996)
·         Dialog Keterbukaan, (Jakarta, Paradima, 1997)
·         Cendekiawan dan Religious Masyarakat, (Jakarta: Paramadina, 1999)
·         Pesan-pesan Takwa (kumpulan khutbah Jumat di Paramadina) (Jakarta:Paramadina, --)





 Yusuf al-Qaradawi
Yusuf al-Qaradawi (lahir di Shafth Turaab, Kairo, Mesir, 9 September 1926; umur 90 tahun) adalah seorang cendekiawan Muslim yang berasal dari Mesir. Ia dikenal sebagai seorang Mujtahid pada era modern ini.Selain sebagai seorang Mujtahid ia juga dipercaya sebagai seorang ketua majelis fatwa. Banyak dari fatwa yang telah dikeluarkan digunakan sebagai bahan Referensi atas permasalahan yang terjadi. Namun banyak pula yang mengkritik fatwa-fatwanya.
Lahir di sebuah desa kecil di Mesir bernama Shafth Turaab di tengah Delta Sungai Nil, pada usia 10 tahun, ia sudah hafal al-Qur'an. Menamatkan pendidikan di Ma'had Thantha dan Ma'had Tsanawi, Qardhawi terus melanjutkan ke Universitas al-Azhar, Fakultas Ushuluddin. Dan lulus tahun 1952. Tapi gelar doktornya baru ia peroleh pada tahun 1972 dengan disertasi "Zakat dan Dampaknya Dalam Penanggulangan Kemiskinan", yang kemudian disempurnakan menjadi Fiqh Zakat. Sebuah buku yang sangat komprehensif membahas persoalan zakat dengan nuansa modern.
Sebab keterlambatannya meraih gelar doktor, karena dia sempat meninggalkan Mesir akibat kejamnya rezim yang berkuasa saat itu. Ia terpaksa menuju Qatar pada tahun 1961 dan di sana sempat mendirikan Fakultas Syariah di Universitas Qatar. Pada saat yang sama, ia juga mendirikan Pusat Kajian Sejarah dan Sunnah Nabi. Ia mendapat kewarganegaraan Qatar dan menjadikan Doha sebagai tempat tinggalnya.
Dalam perjalanan hidupnya, Qardhawi pernah mengenyam "pendidikan" penjara sejak dari mudanya. Saat Mesir dipegang Raja Faruk, dia masuk bui tahun 1949, saat umurnya masih 23 tahun, karena keterlibatannya dalam pergerakan Ikhwanul Muslimin. Pada April tahun 1956, ia ditangkap lagi saat terjadi Revolusi Juni di Mesir. Bulan Oktober kembali ia mendekam di penjara militer selama dua tahun.
Qardhawi terkenal dengan khutbah-khutbahnya yang berani sehingga sempat dilarang sebagai khatib di sebuah masjid di daerah Zamalik. Alasannya, khutbah-khutbahnya dinilai menciptakan opini umum tentang ketidak adilan rezim saat itu.
Qardhawi memiliki tujuh anak. Empat putri dan tiga putra. Sebagai seorang ulama yang sangat terbuka, dia membebaskan anak-anaknya untuk menuntut ilmu apa saja sesuai dengan minat dan bakat serta kecenderungan masing-masing. Dan hebatnya lagi, dia tidak membedakan pendidikan yang harus ditempuh anak-anak perempuannya dan anak laki-lakinya.Dilihat dari beragamnya pendidikan anak-anaknya, orang-orang bisa membaca sikap dan pandangan Qardhawi terhadap pendidikan modern. Dari tujuh anaknya, hanya satu yang belajar di Universitas Darul Ulum Mesir dan menempuh pendidikan agama. Sedangkan yang lainnya, mengambil pendidikan umum dan semuanya ditempuh di luar negeri. Sebabnya ialah, karena Qardhawi merupakan seorang ulama yang menolak pembagian ilmu secara dikotomis.

Syekh Ahmed Hussein Deedat
Syekh Ahmed Hussein Deedat (lahir 1 Juli 1918 – meninggal 8 Agustus 2005 pada umur 87 tahun) atau Ahmed Deedat atau Ahmad Deedat adalah seorang cendikiawan Muslim dalam bidang perbandingan agama. Ia juga merupakan seorang pengarang, dosen, dan juga orator. Ia dikenal sebagai salah satu pembicara handal dalam debat public tentang masalah keagamaan. Pada 1957, Deedat bersama dua orang temannya, mendirikan Islamic Propagation Centre International (IPCI) dan ia menjadi presiden hingga 1996. Deedat wafat pada 2005 akibat stroke yang telah dideritanya sejak tahun 1996.
Buku The Choice: Dialog Islam-Kristen adalah buku terlaris yang ditulis oleh Ahmed Deedat. Buku ini menyebar luas dari Afrika Selatan hingga ke Eropa, Asia, Oceania, bahkan Amerika Utara dan Selatan.
Ahmed Deedat menemukan sebuah buku berjudul Izharul-Haq yang berarti mengungkapkan kebenaran. Buku ini berisi materi debat dan keberhasilan usaha-usaha umat Islam di India yang sangat besar dalam memberikan argumen balasan kepada para misionaris Kristen yang melakukan misi penyebaran agama Kristen dibawah otoritas Kerajaan Inggris dan pemerintahan India. Secara khusus, ide untuk menangani debat telah berpengaruh besar dalam diri Ahmed Deedat.
Beberapa minggu setelah itu, Ahmed Deedat membeli Injil pertamanya dan mulai melakukan debat dan diskusi dengan siswa-siswa misionaris. Ketika siswa misionaris tersebut mundur dalam menghadapi argumen balik Ahmed Deedat, ia secara pribadi memanggil guru teologi mereka dan bahkan pendeta-pendeta di daerah tersebut.
Keberhasilan-keberhasilan ini memacu Ahmed Deedat untuk berdakwah. Bahkan perkawinan, kelahiran anak, dan persinggahan sebentar selama tiga tahun ke Pakistan sesudah kemerdekaannya tidak mengurangi keinginannya untuk membela Islam dari penyimpangan-penyimpangan yang memperdayakan dari para misionaris Kristen.
Dengan semangatnya untuk menyebarkan agama Islam, Ahmed Deedat membenamkan dirinya pada sekumpulan kegiatan lebih dari tiga dekade yang akan datang. Ia memimpin kelas untuk pelajaran Injil dan memberi sejumlah kuliah. Ia mendirikan As-Salaam (Kedamaian), sebuah institut untuk melatih para da'i Islam. Ahmed Deedat, bersama-sama dengan keluarganya, hampir seorang diri mendirikan bangunan-bangunan termasuk masjid yang masih dikenal sampai saat ini.
Ahmed Deedat adalah anggota awal dari Islamic Propagation Centre International (IPCI) dan menjadi presidennya, sebuah posisi yang dipegangnya sampai tahun 1996. Ia menerbitkan lebih dari 20 buku dan menyebarkan berjuta-juta salinan gratis. Ahmed Deedat mengirim beribu-ribu materi kuliah ke seluruh dunia dan mendebat pengabar-pengabar Injil pada debat umum. Beberapa ribu orang telah menjadi Islam sebagai hasil usahanya.
Sebagai penghargaan yang pantas untuk prestasi yang bersejarah itu, ia mendapat penghargaaan internasional dari Raja Faisal tahun 1986. Penghargaan bergengsi yang sangat berharga dalam dunia Islam. Dalam buku ini Deedat mengupas tuntas perbedaan antara Islam dan Kristen. Ia mengupas habis beberapa kesalahan yang ia temukan dalam Alkitab baik Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru.


Deskripsi Tinta Printer

 Deskripsi Umum Tinta Printer Tinta printer adalah cairan berwarna (atau hitam) yang digunakan dalam printer untuk membuat gambar atau teks ...

Blog Archive