Monday, January 9, 2017

Menulis Artikel Di Media Daring


A.      Pelaksanaan Menulis Artikel
Sebagaimana telah diuraikan dalam latar belakang bahwa artikel merupakan salah satu bentuk tulisan yang dimuat dalam suatu media massa dan merupakan salah karya jurnalistik. Menurut Junus (1987:11) jurnalistik adalah semacam kepandaian mengarang yang pokoknya untuk memberi pekabaran pada masyarakat dengan selekas-lekasnya agar tersiar seluas-luasnya. Pengertian ini menekankan pada jurnalistik sebagai suatu kepandaian atau ilmu. Ilmu yang dimaksud adalah ilmu pekabaran atau ilmu cara menyampaikan informasi. Informasi yang disampaikan bersifat secepatnya. Informasi itu diharapkan dapat mencapai masyarakat yang seluas-luasnya.
Sedangkan menurut Sumadiria (2005:2) jurnalistik diartikan sebagai kegiatan yang berhubungan dengan pencatatan atau pelaporan setiap hari. Dengan demikian, jurnalistik bukanlah pers, bukan pula media massa. Jurnalistik adalah kegiatan yang memungkinkan pers atau media massa bekerja dan diakui eksistensinya dengan baik.
Adapun produk jurnalistik adalah surat kabar, tabloid, majalah, buletin atau berkala lainnya seperti radio, televisi dan media online (daring). Dalam setiap produk jurnalistik khususnya media seperti Koran, tabloid, dan majalah terbagi ke dalam tiga kelompok besar yaitu berita, opini, dan iklan. Pada kelompok opini meliputi tajuk rencana, karikatur, pojok, kolom, esai, surat pembaca dan artikel.
Menurut Sumadiria (2004:1-2) artikel adalah tulisan lepas berisi opini seseorang yang mengupas tuntas suatu masalah tertentu yang sifatnya aktual dan atau kontroversial dengan tujuan untuk memberitahu (informatif), memengaruhi dan meyakinkan (persuasif argumentatif), atau menghibur khalayak pembaca (rekreatif). Di sebut lepas, karena siapapun boleh menulis artikel dengan topik bebas sesuai dengan minat dan keahliannya masing-masing. Selain itu juga artikel yang ditulis tersebut tidak terkait dengan berita atau laporan tertentu. Ditulisnya pun boleh kapan saja, dimana saja dan oleh siapa saja.
Ide artikel-artikel yang baik jarang bisa tersusun dalam kondisi unik. Jangan diharapkan bahwa suatu ide akan mendarat dengan mulus lalu menetas dalam otak dengan mengundangnya hanya di waktu pikiran tenang dan semangat bergairah. Ide-ide artikel hadir tatkala homo-homo kecil datang mengetuk-ngetuk pintu neraka, saat mereka menyukainya. Biarkan mereka masuk, apapun yang sedang anda lakukan sebaiknya mengintip dan mendengarkan mereka (Banjarnahor, 1994: 53).
Jika sudah memiliki ide artikel yang bagus dan menarik kemudian dituangkan dalam topik serta dipertegas dalam tesis yang ringkas, jelas dan mengandung gagasan baru. Begitu juga kerangka artikel dan referensinya sudah disiapkan dengan baik. Ada tujuh langkah yang harus dikerjakan dalam pelaksanaan menulis artikel. Pertama kuasai dulu pengertian intro. Kedua, kenali dengan baik tiga fungsi intro. Ketiga, carilah salah satu jenis intro yang tepat sesuai dengan tuntutan topik. Keempat, gunakan beberapa teknik pengembangan bahasan untuk mempertajam pengamatan serta memfokuskan ruang bidik analisis. Kelima, perhatikan tiga prinsip dasar komposisi. Keenam kuasai dengan baik cara penyusunan pesan. Ketujuh, pilih jenis penutup yang relevan dan paling baik.

B.       Pelaksanaan Menulis Artikel di Media Daring
Secara sederhana anatomi artikel dibagi menjadi tiga bagian, pembukaan, pembahasan dan penutup. Bagian pembukaan atau pendahuluan itulah yang disebut intro. Cara yang paling mudah untuk mengenalinya ialah dengan melihat dan membaca tiga paragraf pertama. Intro harus singkat, dan sebaiknya tidak boleh lebih dari tiga paragraf. Dalam penulisan artikel, kedudukan intro sangat strategis. Karena itu intro harus dipilih dan dirumuskan dengan baik.
Setelah memulainya dengan intro, kemudian artikel masuk ke dalam pembahasan. Ada beberapa teknik pengembangan dalam pembuatan pembahasan pada artikel diantaranya penjelasan, contoh, perbandingan, kutipan, statistik dan penegasan. Penjelasan berarti memberi keterangan atau uraian terhadap suatu persoalan yang dibahas. Dengan memberi penjelasan, maka kata, istilah atau gagasan yang dibahas akan terlihat dan dipahami secara lebih terang.
Kalau pengembangan bahasan dimaksudkan untuk menguraikan serta mempertajam analisis terhadap butir-butir persoalan yang dikupas, maka prinsip komposisi mengingatkan kita untuk tidak sekali-kali keluar dari jalur teropong yang telah ditentukan. Terdapat tiga prinsip dasar komposisi yang kita perhatikan dalam penulisan artikel yaitu kesatuan, pertautan dan titik berat.
Seluruh uraian artikel yang kita tulis harus tersusun dengan rapi dan tertib. Pendekatan yang bisa membantu kita untuk meningkatkan kemampuan dalam penataan pesan disebut teori organisasi pesan. Organisasi pesan menunjuk pada enam macam urutan yaitu deduktif, induktif, kronologis, logis, spasial, dan topikal.
Kalau salah satu fungsi intro ialah untuk membangkitkan perhatian dan minat khalayak pembaca dan fungsi pengembangan bahasan terutama untuk mempertajam analisis bahasa, maka fungsi penutup adalah untuk 1) menyatakan kesimpulan, 2) menegaskan kredibilitas penulis dan 3) menciptakan kesan mendalam terhadap khalayak pembaca.
Artikel yang ditulis dapat diakhiri dengan menggunakan teknik berikut:
1.      Menegaskan kembali topik atau pokok bahasa dalam kalimat yang berbeda secara ringkas dan tegas dengan tujuan untuk meyakinkan pembaca.
2.      Mengakhiri dengan klimaks
3.      Mengajak khalayak untuk melakukan suatu tindakan tertentu yang dianggap relevan dan sifatnya mendesak
4.      Mengutip pendapat tokoh, kitab suci, hadis, syair, lagu, puisi, ungkapan, peribahasa, kata mutiara, atau kata-kata yang sangat popular dalam masyarakat.


No comments:

Post a Comment

Deskripsi Tinta Printer

 Deskripsi Umum Tinta Printer Tinta printer adalah cairan berwarna (atau hitam) yang digunakan dalam printer untuk membuat gambar atau teks ...

Blog Archive