Saturday, December 25, 2021

Profesionalisme Guru

 

      

Menurut Undang-Undang No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen bahwa yang disebut Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.

            Guru sebagai tenaga profesional harus memenuhi beberapa kriteria, yaitu

(1)     Mempunyai komitmen terhadap siswa dan proses belajarnya;

(2)     Menguasai mata pelajaran yang diajarkannya serta cara mengajarnya kepada siswa;

(3)     Bertanggung jawab memantau hasil belajar siswa melalui berbagai cara evaluasi, dan

(4)     Mampu berpikir sistematis tentang apa yang dilakukannya dan belajar dari dari lingkungan profesinya. (Hasan, 2003:5)

 

Raths (Sukmadinata, 2002:192) mengemukakan bahwa untuk menjadi guru yang profesional dan berkualitas, ada 12 kemampuan yang harus dimiliki oleh guru yaitu : (1) Explaining, informing, showing how, (2) Initiating, Directing, administering, (3) Unifying the group, (4) Giving security, (5) Clarifying attitudes, beliefs, problems, (6) Diagnosing learning problems, (7) Making curriculum materials, (8) Evaluating, recording, reporting, (9) enrichment community activities, (10) Organizing and arranging classroom, (11) participating in professional and civic life, and (12) participating in school activities.

 “Guru yang profesional harus selalu kreatif dan produktif dalam melakukan inovasi pendidikan untuk meningkatkan kualitas pendidikan” (Danumihardja, 2001:39). Namun “untuk menyiapkan guru yang inovatif merupakan kendala yang sangat sulit, jika dikaitkan dengan sistem kesejahteraan bagi tenaga guru di Indonesia yang jauh dari memadai (Surya, 2005:5).

Sagala (2005:210) mengemukakan guru yang profesional harus memiliki sepuluh kompetensi dasar, yaitu :

1)      Menguasai landasan-landasan pendidikan

2)      Menguasai bahan pelajaran

3)      Kemampuan mengelola program belajar mengajar

4)      Kemampuan mengelola kelas

5)      Kemampuan mengelola interaksi belajar mengajar

6)      Menilai hasil belajar siswa

7)      Kemampuan mengenal dan menterjemahkan kurikulum

8)      Mengenal fungsi dan program bimbingan dan penyuluhan

9)      Memahami prinsip-prinsip dan hasil pengajaran

10)  Mengenal dan menyelenggarakan administrasi pendidikan

No comments:

Post a Comment

Simbol Bilangan atau Angka

  a. Pengertian Angka Memahami suatu angka dapat membantu manusia untuk melakukan banyak perhitungan mulai dari yang sederhana maupaun y...

Blog Archive