Istilah sejarah
sekurang-kurangnya memiliki tiga pengertian yang umum dipakai dalam bahasa
inggris. Pertama, ia bisa berarti “rangkaian fakta”, yaitu peristiwa-peristiwa,
kejadian-kejadian dalam sejarah. Kedua, ia bisa berarti catatan atau laporan
tentang rangkaian fakta. Ketiga, ia bisa berarti suatu studi tentang faktau
atau, lebih tepat studi mengenai catatan-catatan berisi fakta. Dalam pembahasan
dibawah ini, kita akan membahas ketiganya, namun terutama akan mengarah pada
kategori kedua (catatn tentang rangkaian fakta), dan kita akan menyoroti
bagaimana menurut pengertian ini kitab-kitab sejarah cocok untuk dimasukkan ke
dalam pembahasan umum tentang “sejarah”.
Sejarawan menawarkan
bermacam-macam definisi tentang sejarah seperti telah mereka perlihatkan dalam
tugas keprofesiannya.Memang, banyak yang tidak memberikan definisi, atau
memberikan definisi yang kurang akurat atau tidak jelas. Berikut adalah empat
definisi representative yang menetapkan arti kedua dari sejarah:
1.
Sejarah ialah ilmu yang tugas utamanya
menyelidiki kemudian mencatat aktivitas-aktivitas manusia pada masa lalu
berdasarkan perkembangan dan hubungan sebab akibat, sebagaimana mereka adanya
pada waktu dan tempat tertentu, kaitannya dengan kemasyarakatan dan arti
pentingnya bagi masyarakat.
2.
Sejarah ialah cerita tentang pengalaman
orang-orang hidup dalam masyarakat beradab.
3.
Sejarah ialah jenis ilmu pengetahuan dimana satu
peradaban memberikan laporan tentang keadaan sendiri di masa lalu.
4.
Sejarah adalah pekerjaan memberikan laporan
mengenai peristiwa-peristiwa penting tertentu dimasa lalu, peristiwa mana
terjadi secara khusus dan saling berkaitan satu dengan yang lain serta
mempengaruhi kehidupan manusia.
No comments:
Post a Comment