a. Metode peregangan dinamis dilakukan dengan cara melakukan regangan dengan maksud untuk mencapai sebesar mungkin luas pergerakan persendian sampai melampaui batas kemampuan yang ada pada saat ini. Tetapi metode ini terkendala oleh adanya stretch refleks.
b. Metode peregangan statis merupakan penyempurnaan terhadap metode peregangan dinamis. Pada metode ini tidak ada renggutan oleh karena itu tidak akan menyebabkan stretch refleks. Pergerakan untuk memperluas ruang gerak persendian dilakukan secara kontinu sesuai kemampuan kemudian dipertahankan untuk beberapa waktu dengan dan diulang beberapa kali.
c. Metode peregangan pasif merupakan kelanjutan dari metode statis. Setelah melakukan peregangan dengan metode statis sesuai kemampuan, tindakan ini dapat dibantu oleh orang lain untuk mendorong gerakan tersebut lebih lanjut sehingga akan menambah luas pergerakan pada persendian yang bersangkutan sampai merasa adanya rasa nyeri.
d. Metode peregangan Proprioceptor Neuromuscular Facilitation (PNF) merupakan metode kelanjutan dari metode pasif.Metode ini melibatkan peran Golgi tendon organ. Setelah metode pasif dilakukan sampai terasa nyeri, dorongan dilanjutkan lebih jauh dilakukan perlawanan untuk menambah kekuatan dorongan yang harus dilawan lebih kuat.
Static stretching dan
dynamic stretching adalah metode yang
paling baik untuk melihat pemulihan kekuatan otot dan dapat dijadikan secara
manual. Static stretching dan dynamic stretching terdapat gerakan yang
bisa di kombinasikan yaitu,
1. Finger flexor stretch adalah gerakan yang ditujukan untuk peregangan otot-otot triceps brachi, latissimus dorsi, teres major, teres minor, dan posterior deltoid. Teknik untuk peregangan ini yang pertama dengan cara duduk atau beridir tegak, kemudian tekuk siku pada sudut 90 derajat, dan rentangkan pergelangan tangan sejauh mungkin. Selanjutnya arahkan jari ke atas dengan tangan kanan kemudian dorong jari-jari tangan kiri ke arah siku (tekuk ke belakang).
2. Finger extensor stretch adalah gerakan yang ditujukan untuk peregangan otot-otot extensor carpi radialis brevis, extensor carpi radialis, extensor carpi ulnaris, extensor digitorum communis, extensor digiti minimi, dan extensor indicis. Kemudian untuk otot yang teregang dengan efek minimal yaitu, otot extensor pollicis brevis dan extensor pollicis longus. Teknik untuk peregangan ini yang pertama dengan cara duduk atau berdiri tegak, kemudian putar lengan kiri sehingga telapak tangan menghadap ke atas dan tekuk siku dengan sudut 90 derajat. Tekut pergelangan tangan hingga membentuk sudut 90 derajat, dan tekuk jari-jari dengan posisi mengarah ke siku. Selanjutnya letakkan tangan kanan di atas jari-jari dan tekan jari ke bawah (ke arah lengan bawah).
3.
Wrist
radial deviator and flexor stretch adalah gerakan yang
ditujukan untuk peregangan otot-otot flexor
carpi radialis, flexor digitorum profunus, flexor digitorum superficial,
palmaris longus. Teknik untuk peregangan ini yang pertama dengan cara
berlutut di lantai kemudian tekuk kedua pergelangan tangan dan letakkan kedua
tangan di atas lantai selebar bahu, arahkan jari-jari keluar dengan tegak lurus
garis tengah tubuh kemudian siku tegak lurus dengan daerah gluteal bersandar ke
tumit dan pertahankan telapak tangan untuk tetap rapat di lantai.
4.
Wrist
radial deviator and extensor stretch adalah gerakan yang
ditujukan untuk peregangan otot-otot extensor
carpi radialis brevis, extensor carpi radialis longus, extensor digitorum
communis, extensor policis brevis. Teknik untuk peregangan ini yang pertama
dengan cara berlutut di lantai, tekuk kedua pergelangan tangan dan letakkan
bagian belakang masing-masing tangan dilantai. Ujung-ujung jari tangan saling
berlawanan menunjuk satu sama lain.
No comments:
Post a Comment