Monday, December 27, 2021

PENGERTIAN, JENIS, FUNGSI, EVALUASI KRITIK SENI MUSIK

 PENGERTIAN KRITIK SENI MUSIK

Kritik musik sudah dilakukan sejak tahun 500 SM. Kritik musik pertama kali dilakukan oleh dua orang Yunani, yakni Xenophones dan Heraclitus. Kala itu, Xenophones dan Heraclitus mengkritik seorang pujangga besar bernama Homerus yang saat bernyanyi sering membicarakan hal yang tidak pantas tentang dewa dan dewi. Sejak saat itu, kritik musik sering digunakan untuk membantu memperbaiki sebuah karya musik dan sebagai bentuk apresiasi.

Tahukah kamu apa itu kritik musik?

Pengertian kritik musik Menurut Ketut Wisnawa dalam buku Seni Musik Tradisi Nusantara (2020), kritik musik berasal dari kata 'kritik' dan kata 'musik'. Kata 'kritik' berasal dari Bahasa Yunani yakni krinein yang  berarti memisahkan serta merinci. Maka dapat disimpulkan jika kritik musik merupakan upaya penganalisaan dan pemberian evaluasi terhadap sebuah karya musik, tujuannya agar dapat meningkatkan pemahaman tentang musik, memperluas apresiasi serta membantu memperbaiki sebuah karya musik. Analisa yang dilakukan terhadap sebuah karya musik harus dilakukan secara mendalam. Misalnya dari segi pesan dan unsurnya yang tidak boleh menjatuhkan pihak tertentu. Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu. Daftarkan email Kritik musik dilakukan agar sebuah karya musik bisa berkembang ke arah yang lebih baik. Dalam penyampaiannya, kritik harus dilakukan secara profesional dengan menggunakan dasar-dasar pemahaman musik yang bersifat objektif, tanpa unsur subjektikf sedikitpun.

Sejarah kritik musik Dilansir dari situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), sejarah kritik musik dapat dibagi menjadi empat bagian, yakni:

Kritik musik awal Kritik musik awal dilakukan oleh Xenophones dan Heraclitus pada tahun 500 SM, terhadap Homerus, seorang pujangga besar.

Kritik musik Renaissance Kritik musik Renaissance dilakukan pertama kali oleh Polizianus pada 1492. Ia menggunakan istilah criticus dan grammaticus.  Kemudian secara perlahan kritik musik modern mulai berkembang. Namun, dalam perkembangannya, beberapa penyair mulai merasa terganggu karena merasa kreatifitas mereka diusik. Kritik musik di Inggris Pada saat Ratu Elizabeth memimpin Inggris di abad ke-16, istilah kritik belum digunakan. Namun, buku Francis Bacon yang berjudul 'Advancement of Learning' dianggap sebagai kritik pertama terhadap sastra musik di Inggris pada 1605. Kritik musik di Indonesia Awalnya kritik musik bukanlah tradisi masyarakat Indonesia. Namun, pada awal abad ke-20, kritik musik mulai muncul setelah sastrawan Indonesia mendapat pengajaran dengan sistem Eropa.

FUNGSI KRITIK SENI MUSIK

Fungsi kritik musik Kritik musik memiliki empat fungsi utama, yakni: Kritik musik berfungsi sebagai bentuk pengenalan akan sebuah karya musik serta memperluas wawasan masyarakat. Kritik musik merupakan upaya untuk menghubungkan pencipta musik, penyaji musik serta pendengarnya. Kritik musik berfungsi sebagai bentuk evaluasi terhadap pencipta musik serta penyajinya. Kritik musik dapat membantu mengembangkan kualitas sebuah karya musik.

JENIS KRITIK SENI MUSIK

Jenis kritik musik Ada empat jenis kritik musik. Pembagian ini didasarkan pada prosedur atau landasan kerjanya. Berikut merupakan empat jenis kritik musik: Kritik jurnalistik Jenis kritik musik ini biasanya mengandung aspek pemberitaan. Tujuannya untuk menginformasikan kepada publik tentang segala sesuatu yang berkaitan dengan musik. Kritik pedagogik Jenis kritik musik ini biasanya dilakukan oleh pengajar kesenian dalam sebuah lembaga pendidikan. Tujuannya untuk mengembangkan bakat peserta didik. Kritik ilmiah Jenis kritik musik ini biasanya diterapkan oleh kalangan akademisi. Jenis kritik ini hampir serupa dengan melakukan penelitian atau pengkajian terhadap sebuah karya. Kritik populer Jenis kritik musik ini biasanya dilakukan secara terus menerus, baik secara langsung ataupun tidak. Kritik musik ini tidak menuntut adanya keahlian kritis dalam melakukannya. Cara penulisan kritik musik Penyampaian kritik musik disampaikan melalui lisan ataupun tulisan. Namun, jika menggunakan tulisan sebagai cara penyajiannya, ada lima hal pokok yang harus diperhatikan dalam penulisan kritik musik, yaitu: Pendahuluan Pada bagian ini berisikan identitas musik yang akan dikritisi. Contohnya penulis musik, judul karya musiknya, penyanyinya, dan lain sebagainya. Deskripsi Pada bagian ini akan diuraikan penyajian fakta yang berkaitan dengan musik yang akan dikritisi. Penyajian fakta ini dalam bentuk pernyataan elemen serta warna bunyi dalam musik tersebut. Baca juga: Perbedaan Kritik Sastra dan Esai Analisis Pada bagian ini berisikan uraian tentang hal-hal penting yang berkaitan dengan nada, melodi, ritme, harmoni serta dinamika dalam sebuah karya musik. Analisis juga berisikan pernyataan tentang mutu dari sebuah karya musik. Intepretasi Pada bagian ini berisikan tingkat ketercapaian unsur artistik dalam sebuah penyajian musik. Dalam intepretasi juga bisa disampaikan perbandingan antar karya musik sejenis.

EVALUASI KRITIK SENI MUSIK

Evaluasi Pada bagian ini sang kritikus musik akan menyatakan pendapatnya tentang penyajian sebuah musik. Pendapat ini tidak dalam bentuk opini, namun harus diberikan dasar, yang sebelumnya telah didapat dari hasil deskripsi dan analisis. Evaluasi merupakan tahapan terpenting dalam sebuah kritik musik. Penyajian pokok evaluasi bisa dalam bentuk kebaikan atau kegagalan darisebuahpenyajianmusik.

No comments:

Post a Comment

Simbol Bilangan atau Angka

  a. Pengertian Angka Memahami suatu angka dapat membantu manusia untuk melakukan banyak perhitungan mulai dari yang sederhana maupaun y...

Blog Archive