Tuntutan
Terhadap Manajer Sekolah
Kepala sekolah adalah penghubung
terpenting dalam jaringan itu untuk memastikan efektivitas sekolah. Kepala sekolah
adalah guru senior yang dipandang memiliki kualifikasi menduduki jabatan itu.
Dalam kenyataannya, banyak diantaranya yang tadinya berkinerja sangat bagus
sebagai guru, menjadi tumpul setelah menjadi kepala sekolah. Karenanya,
orang-orang seperti ini telah mencapai puncak inkompetensinya dan akan tetap
disitu sampai pensiun.
Para kepala sekolah perlu
memperoleh persiapan dan pelatihan, untuk mengelola sekolahnya secara efektif
dan ini merupakan kebutuhan yang mendesak di negara sedang berkembang seperti
di Indonesia ini. Hal ini dimaksudkan untuk membantu kepala sekolah
merefleksikan realitas situasi di Indonesia, yang peranannya kepala sekolah
semakin rumit, cara ini dirancang untuk lebih menyadarkan kepala sekolah tentang
perlunya upaya terus menerus untuk mengembangkan diri agar dapat menjadi kepala
sekolah yang efektif. Hal ini perlu ditularkan pada staf sekolah, agar
pengembangan diri ini mengelembaga di sekolah yang bersangkutan.
Fungsi
Kepala Sekolah
1.
Sebagai
administrator, mengelola adiministrasi sekolah, dalam hal menyusun program
tahunan (RAPBS), serta hal hal yang berkaitan dengan sekolah.
2.
Sebagai
komunikator. Kepala sekolah memberikan pengarahan pembinaan para guru.
3.
Sebagai
motivator. Kepala sekolah hendaknya dapat membangkitkan dan memelihara
kegairahan kerja pada guru, dengan memberikan gagasan gagasan yang baik bagi
penyampaian KBM.
4.
Sebagai
inovator. Kepala sekolah hendaknya memiliki prakarsa atau gagasan perbaikan
dalam pembaharuan pendidikan dan mendorong guru untuk melakukan hal yang
berkaitan dengan pelajaran.
5.
Sebagai
fasilitator. Kepala sekolah harus mampu mengusahakan pengadaan alat/sarana
sekolah, seperti meubelair dan sebagainya.
6.
Sebagai
dinamisator. Kepala sekolah harus mampu sebagai pengerak dalam pencapaian
tujuan sekolah.
7.
Sebagai
transformator. Kepala sekolah sebagai alat penyampai nilai nilai pada gurunya.
8.
Sebagai
stimulator. Kepala sekolah harus mampu sebagai perangsang pemicu semangat kerja
kepada guru.
9.
Kepala
sekolah sebagai pelaksana dan pengemban kurikulum.
10.
Kepala
sekolah sebagai pembimbing. Kepala sekolah harus mampu mengembangkan profesi
guru.
No comments:
Post a Comment