Ada beberapa aspek yang wajib
diperhatikan oleh kedua orang tua dalam mendidik anak:
1.
Memberikan kasih sayang kepada anak
|
3
|
2.
Membiasakan anak berdisiplin sejak usia dini
Fakta membuktikan bahwa membiasakan anak untuk menyusui dan buang hajat
pada waktu-waktu tertentu dan tetap, sesuatu yang mungkin meskipun usaha yang
berulang kali sehingga motorik tubuh akan terbiasa dan terlatih dengan hal ini,
kedisiplinan akan tumbuh dan bertambah sesuai dengan pertumbuhan anak, sehingga
mampu untuk mengontrol tuntutan dan kebutuhannya pada masa mendatang.
3.
|
4
|
Jangan mengira karena anak masih kecil dan tidak mengerti apa yang
terjadi di sekitarnya, sehingga kedua orang tua melakukan tindakan-tindakan
yang salah di hadapannya. Ini mempunyai pengaruh yang besar sekali pada pribadi
anak.
4.
Anak dibiasakan dengan berbagai kebiasaan yang
umum dilakukan dalam pergaulannya; kebiasaan yang dilakukan secara terus-menerus
ini akan melahirkan jiwa yang memiliki kepribadian (karakter) yang baik yang
akan berguna dalam kehidupan mereka. Di antara kebiasaan yang perlu ditanamkan
kepada anak adalah :
a.
|
25
|
b.
Dibiasakan membaca/mengucapkan hamdalah atau Alhamdulillahirabbil’alamiin (Segala
puji hanya milik Allah Tuhan Semesta alam) dalam setiap mengakhiri aktivitas
seperti makan, minum, memakai pakaian, setelah pulang dari sekolah, setelah
belajar, dan lain sebagainya.
c.
Dibiasakan mengambil, memberi, makan dan minum
dengan tangan kanan, karena tangan kanan adalah tempat yang baik, dan tempat
yang baik digunakan pada hal-hal yang baik pula.
d.
|
26
|
e.
Jika memandang orang lain, biasakanlah memandang
orang lain dengan lemah lembut, pandanglah sewajarnya, jangan dibiasakan
memandang dengan tajam kepada seseorang yang dilihatnya, kepada makanan maupun
kepada orang yang makan.
f.
Dibiasakan tidak makan dengan tergesa-gesa,
karena tergesa-gesa merupakan perbuatan syaitan, kunyahlah makanan dengan
baik/sempurna agar dapat dicerna dengan baik.
g.
|
27
|
h.
Dibiasakan mengucapkan salam ketika akan masuk
rumah sendiri atau rumah orang lain, walaupun di dalamnya tidak ada orang. Dan
jangan pernah masuk rumah orang lain tanpa seizin yang punya rumah.
i.
Dibiasakan memakai pakaian atau celana/ rok/baju
yang panjang, agar anak tumbuh dengan kesadaran menutup aurat dan malu jika
membukanya.
j.
Dibiasakan memakan makanan yang ada di hidangan,
dan tidak menginginkan yang tidak ada sehingga mencaci makanan yang telah ada
dan tersedia.
k.
|
28
|
l.
Dibiasakan agar menghormati saudara-saudara,
teman-temannya, kedua orang tuanya dan siapa pun orang yang bertamu ke rumah.
Dengan dibiasakan seperti ini maka anak akan terbiasa menghormati orang lain.
m.
Dibiasakan membaca atau mengucapkan
“Alhamdulillah” (Segala puji bagi Allah) jika bersin, dan mengatakan “Yarhamukallah”
(Semoga Allah Merahmatimu) kepada orang yang bersin yang membaca atau
mengucapkan “Alhamdulillah”.
n.
|
29
|
o.
Dibiasakan berterima kasih kepada orang lain
yang membantunya, atau jika mendapat suatu kebaikan, sekalipun hanya sedikit.
Hal ini akan memberikan kesan yang baik kepada orang yang telah berbuat baik
kepadanya.
p.
Dibiasakan tidak memanggil ibu dan bapak (orang
tua) dengan namanya, tetapi dibiasakan memanggil dengan kata-kata “bapak/ayah”
atau “ibu/bunda” atau bahasa lain seperti “abi” dan “umi”.
q.
|
30
|
r.
Dibiasakan tidak membuang sampah sembarangan,
maka biasakanlah membuang sampah pada tempatnya, bahkan menjauhkan kotoran
darinya.
s.
Dibiasakan bercakap-cakap dengan bahasa yang
benar dan dibiasakan dengan bahasa yang baik.
t.
Dibiasakan menuruti perintah ornag tua atau
siapa saja yang lebih besar darinya, jika disuruh sesuatu yang diperbolehkan
u.
Biasakan kedua orang tua mengucapkan terima
kasih kepada anaknya jika menuruti apa yang telah diperintahkan dan menjauhi
larangannya.
v.
|
31
|
w.
Tidak dilarang bermain selama masih aman,
seperti bermain dengan pasir, dan permainan yang diperbolehkan, sekalipun
menyebabkan bajunya kotor.
Dibiasakan
menghormati milik orang lain, dengan tidak mengambil permainan ataupun makanan
orang lain, sekalipun permainan atau makanan saudaranya sendiri
No comments:
Post a Comment