Friday, March 10, 2017

Peranan Keluarga Terhadap Pendidikan Anak


1.      Fungsi Keluarga

a.       Fungsi Biologis

1)       Untuk meneruskan keturunan
2)       Memelihara dan membesarkan anak
3)       Memberikan makanan bagi keluarga dan memenuhi kebutuhan gizi
4)       Merawat dan melindungi kesehatan para anggotanya
5)       Memberi kesempatan untuk berekreasi

b.      Fungsi Psikologis 

1)       Identitas keluarga serta rasa aman dan kasih sayang 
2)       Pendewasaan kepribadian bagi para anggotanya 
3)       Perlindungan secara psikologis
4)       Mengadakan hubungan keluarga dengan keluarga lain atau masyarakat

c.       Fungsi Sosial Budaya atau Sosiologi

1)       Meneruskan nilai-nilai budaya
2)       Sosialisasi
3)       Pembentukan norma-norma, tingkah laku pada tiap tahap perkembangan anak serta kehidupan keluarga

b.      Fungsi Sosial

1)       Mencari sumber-sumber untuk memenuhi fungsi lainnya
2)       Pembagian sumber-sumber tersebut untuk pengeluaran atau tabungan
3)       Pengaturan ekonomi atau keuangan

c.       Fungsi Pendidikan

1)      Penanaman keterampilan, tingkah laku dan pengetahuan dalam hubungan dengan fungsi-fungsi lain.
2)      Persiapan untuk kehidupan dewasa.
3)      Memenuhi peranan sehingga anggota keluarga yang dewasa
Fungsi dan tugas keluarga dalam mendidik anak sudah sangat berat dan harus dibantu oleh sekolah, tetapi kita harus ingat bahwa tidak semua anak semenjak kecil sudah menjadi tanggungan sekolah, jangan kita salah artikan bahwa anak-anak yang sudah diserahkan kepada sekolah sepenuhnya menjadi tanggung jawab sekolah, karena kewajiban sekolah hanya membantu keluraga dalam mendidik anak-anaknya.
Dalam mendidik, sekolah hanyalah melanjutkan pendidikan yang telah dilakukan orangtua dirumah, berhasil atau tidaknya pendidiakan di sekolah tergantung pada pengaruh pendidikan di rumah. Karwena pendidikan keluarga adalah fundamen atas dasar dari pendidikan anak. Selanjutnya, hasil pendidikan yang diperoleh anak dalam keluarga menentukan kelanjutan pendidikan baik di sekolah maupun masyarakat.

3.      Keluarga yang harmonis mempengaruhi pendidikan anak

Keluarga yang kurang harmonis dapat menyebabkan anak tidak dapat mengembangkan potensi yang dimilikinya, karena ini disebabkan oleh kurangnya perhatian dari orang tua, karena kesibukan orang tua, pertengkaran orang tua dihadapan anaknya sehingga keinginan anak untuk mengembangkan bakatnya akan terhambat yang secara otomatis perkembangan anak juga terhambat. Karena lingkungan yang baik dan afektif akan berpengaruh positif terhadap pribadi anak. Maka perkembangan anak baik jika lingkungan juga baik.
Dalam hubungan antara anggota keluarga kurang ada keharmonisan, karena setiap hari selalu ada cekcok yang dikarenakan faktor terlalu banyak anggota keluarga yang menjadikan kurangnya kasih sayang timbal balik antar keluarga itu sendiri.

4.      Kerjasama orangtua dan guru dalam mendidik anak

Di rumah orang tua merupakan pendidik pertama dan utama sementara di sekolah guru merupakan pendidik utama. Secara naluriah, orangtua menjadi pendidik bagi anak-anaknya dan peletak dasar-dasar bagi perkembangan selanjutnya, sedangkan guru menjadi pendidik di sekolah karena penugasan secara formal. Namun demikian baik orangtua maupun guru berada dalam suatu bidang singgung yaitu pendidik anak. Salah satu masalah pendidikan yang sering timbul adalah masalah kegiatan belajar anak baik di sekolah maupun di rumah. Disinilah sangat diperlukan kerjasama dan adanya keterkaitan antara orang tua dan guru. Oleh karena itu sudahlah pasti orang tua adalah Guru di rumah dan Guru adalah orang tua sekolah.
Orang tua dan guru berada pada tempat yang sama anatara pendidikan di sekolah dan pendidikan di rumah, keduanya memiliki tugas dan tanggung jawab yang sama yaitu mendidik anak. Perbedaannya terletak pada sifat dan fungsinya. Orang tua berperan sebagai pendidik merupakan konsekwensunya, logis dari statusnya sebagai orang tua yang diwujudkan melalui pernikahan, secara naluriah orang tua akan dan harus mendidik anaknya. Guru menjadi pendidik timbul sebagai konsekwensinya formal dan profesional. Ketika seseorang memutuskan menjadi guru maka otomatis ia harus berperilaku mendidik.
Sebagai kerjasama yang baik antara orang tua dan guru adalah orang tua memahami aspek apa saja yang diperlkan untuk mendukung pendidikan di sekolah, dan guru memperhatikan aspek perilku anak di rumah.
Untuk mewujudkan hal-hal tersebut maka maka komunikasi antara orang tua dan guru perlu diwujudkan dengan baik seperti :
a.       Kunjungan orang tua ke sekolah
b.      Kunjungan guru ke rumah
c.       Rapat orang tua
d.      Catatan kepribadian anak, dan sebagainya.




5.      Tanggung  jawab orang tua dalam pendidikan anak

Orang tua merupakan pendidik utama dan pertama bagi anak-anak mereka, karena dari mereka anak-anak mula-mula menerima pendidikan. Corak pendidikan dalam rumah tangga secara umum tidak berpangkal tolak dari kesadaran dan pengertian yang lahir dari pengetahuan mendidik, melainkan secara kodrati suasana dan strukturnya memberikan kemungkinan alami membangun situsi atau iklim pendidikan.
Timbulnya iklim atau suasana tersebut, karena adanya interaksi yaitu hubungan pengaruh mempengaruhi secara timbal balik antara orang tua dan anak. Sebagai peletak pertama pendidikan, orang tua memegang peranan penting bagi pembentukan watak dan kepribadian anak, maksudnya bahwa watak dan kepribadian tergantung kepada pendidikan awal yang berasal dari orang tua terhadap anaknya.
Orang tua (ayah dan ibu) memegang peranan yang penting dan sangat berpengaruh atas pendidikan anak-anaknya. Sejak anak lahir, ibu yang selalu ada di sampingnya. Oleh karena itu seorang anak pada umumnya lebih cinta kepada ibu karena ibu merupakan orang yang pertama dikenal anak. Maka dari itu ibu harus menanamkan kepada anak, agar mereka dapat mencintai ilmu, membaca lebih banyak, lebih dinamis, disiplin, dan ibu memberikan motivasi yang sehat dan menjadi teladan bagi anak mereka.
Pengaruh ayah terhadap anak juga sangat besar, di mata anak ayah seorang yang terpandai di antara orang-orang yang dikenalnya. Cara ayah melakukan pekerjaan sehari-hari berpengaruh kepada cara kerja anaknya. Dengan demikian tanggung jawab orang tua terhadap anak adalah suatu keniscayaan, apakah tanggung jawab pendidikan itu diakui secara sadar atau tidak diterima sepenuh hati. Peranan orang tua selaku pendidik dalam keluarga adalah sumber ketentraman dan kedamaian hidup.


No comments:

Post a Comment

Deskripsi Tinta Printer

 Deskripsi Umum Tinta Printer Tinta printer adalah cairan berwarna (atau hitam) yang digunakan dalam printer untuk membuat gambar atau teks ...

Blog Archive