Friday, March 10, 2017

Dampak Kelainan terhadap Anak


ABK adalah anak yang mengalami gangguan perkembangan yang secara signifikan berbeda dengan anak normal, sehingga dalam kehidupan dan kegaiatnnya memerlukan perlakuakn khusus. Hal ini sudah barang Gangguan dan hambatan yang dialami Anak Berkebutuhan Khusus secara garis besar menimbulkan dua macam dampak/ aspek/akibat yang bersifat secara langsung (direct effecis ) dan tidak langsung (nondirect effecis ).

1.1.      Dampak langsung.                 
Banyak hal yang dapat ditengarai sebagai akibat langsung dari kelainan yang ada pada diri Anak Berkebutuhan Khusus, misalnya seorang anak yang memilki hambatan penglihatan sehingga ia buta, maka ia tidak dapat melihat, seorang yang rusak organ pendengarannya, maka ia tidak dapat mendengar, dan seorang yang memilki hambatan dalam kecerdasannya maka ia akan lambat/tidak dapat berfikir.
·         Gangguan mobilitas atau ambulasi.
Gangguan ini dapat diakibatkan oleh adanya kelumpuhan, kebutaan atau kekakuan gerak anggota tubuh terutama anggota gerak bawah diakibatkan oleh adanya gangguan keseimbangan anggota tubuh.
·         Gangguan Aktifitas Bina Diri / Aktifity Daily Living ( ADL ).
Gangguan ini dalam kegiatan sehari-hari ,oleh karena adanya gangguan koordinasi motorik kasar ataupun halus atau visuomotorik , penglihatan anak sehingga mengakibatkan adanya gangguan kegiatan memegang, menggenggam, meraih benda, kesulitan dalam mengarahkan gerakan tangan, gerakan kaki pada obyek tertentu yang hubungannya dengan aktivitas : makan, penggunaan toilet, berhias, dan sebagainya.
·         Gangguan dalam komunikasi
Akibat dari hambatan penglihatan, pendengaran, kecerdasan, emosi  social, dan tingkah laku, maka dampak yang ada pada Anak Berkebutuhan Khusus adanya gangguan komunikasi ( terutama dalam komunikasi lesan).
·         Gangguan fungsi mental
ABK yang memiliki hambatan penglihatan, pendengaran, kecerdasan, fungsi gerak, emosi maupun sosialnya akan berdampak dalam gangguan fungsi mentalnya.Misalnya pada gangguan fungsi mental pada anak yang memiliki hambatan penglihatan akan berdampak pada emosinya, kekurang percayaan diri(self esteem), minder atau malah terkadang tidak terkontrol emosinya.Gangguan fungsi mental pada anak Cerebral Palsy (CP) dengan kadar kecerdasan yang rendah, maupun pada anak CP yang memiliki kadar kecerdasan normal atau supenormal dapat terganggu akibat dari hambatan fisik yang berhubungan dengan fungsi gerak dan adanya perlakuan yang keliru dari lingkungan.Misalnya anak CP yang sebenarnya cerdas, karena keterbatasan gerak mengakibatkan tugas-tugas yang diberikan kepadanya tidak dapat diselesaikan dengan benar, akibatnya dianggap anak tidak mampu mengerjakannya. Akibat yang lebih jauh ia peroleh perlakuan yang kurang mendukung pengembangan potensi anak secara utuh.
·         Gangguan Sensoris
Gangguan sensoris pada Anak Berkebutuhan Khusus akan menimbulkan dampak pada sensoris pendengaran, penglihatan, penciuman, pengecapan, dan gangguan orientasi ruang, bentuk, warna, jarak, dan lain-lain.

1.2.      Dampak tidak langsung.
Dampak tidak langsung ( dampak sekunder) disini adalah reaksi penyandang kelainan/hambatan dan gangguan tersebut. Seorang anak yang mengalami hambatan dalam geraknya, misalnya anak CP mengalami kelumpuhan pada satu tangannya pada usia menginjak dewasa, sudah saatnya ia memilih pasangan hidupnya ( pasangan lawan jenisnya) sebagai tempat berbagi suka dan duka. Namun dikarenakan kondisi kelainannya, ia sering ragu-ragu dalam mengambil keputusan, minder dan tidak berani menjalin keakraban dengan teman-temannya.Sehingga dampak yang timbul adanya penyesalan diri, penyesalan terhadap orang tua dan orang lain disekitarnya. Bentuk reaksi atas kondisi kelainannya/hambatannya akan berbentu pada kebencian terhadap dunia luar, sehingga menimbulkan sikap negatip ia rendah diri, isolasidiri,merasa tidak berdaya dan tidak berguna.

Konsep diri pada dasarnya diperoleh melalui kontak sosial dan pengalaman yang berhubungan dengan orang lain. Dampak tidak langsung pada Anak Berkebutuhan Khusus dapat dideskripsikan secara singkat sebagai berikut:
·         Bahwa dampak tidak langsung dari kelainan dan hambatan yang dialami anak, sangat tergantung bagaimana anak memberikan reaksi atas kondisi kelainannya.
·         Dampak tidak langsung dari kelainan ini tidak dibawa sejak lahir, melainkan dibentuk sejak usia kanak-kanak, dan dipengaruhi oleh perlakuan yang diterima dari lingkungan terutama keluarga. Sehingga lingkungan sosial, terutama orang yang paling berarti dalam hidupnya, ikut menentukan berat ringannya dampak tidak langsung Anak Berkebutuhan Khusus.

Manifestasi dampak tidak langsung antara lain adalah:
·         Harga diri anak, anak menjadi tidak percaya diri,  mengkritik diri sendiri, atau malah tidak mau menerima kritik, menolak dan menghindari untuk meningkatkan kemampuan diri, menarik diri dari realitas, tidak pemberani, ragu-ragu , dan lain-lain.
·         Perilaku yang berhubungan dengan identitas diri yang tidak jelas, seperti misalnya kecintaan pada diri sendiri yang patologis, kecemasan yang tinggi, perasaan yang kosong, hubungan interpersonal yang kacau, dan sebagainya.

·         Perilaku yang berhubungan dengan depersonalisasi, tampak pada sikap pasif dan tidak merespon lingkungan secara baik, komunikasi yang kurang selaras, kurang spontan, kurang ada inisiatif, ragu dalam mengambil keputusan, menarik iri dari hubungan sosial, dan sebagainya.

No comments:

Post a Comment

Deskripsi Tinta Printer

 Deskripsi Umum Tinta Printer Tinta printer adalah cairan berwarna (atau hitam) yang digunakan dalam printer untuk membuat gambar atau teks ...

Blog Archive