Monday, March 6, 2017

PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KARAKTER DI SEKOLAH DASAR





A.                Latar Belakang dan Lingkup Pendidikan Karakter
Pendidikan memiliki posisi sebagai agent of conservation dan agent of change. Hal tersebut berarti bahwa pendidikan memiliki peran sebagai pemelihara nilai-nilai lama yang masih sesuai, tetapi juga dapat menjadi pelopor perubahan.  Dengan masih carut marutnya kehidupan bangsa yang ditandai oleh masih maraknya korupsi, nepotisme dan kolusi menunjukkan bahwa tatanan kehidupan bangsa belum bermartabat.
Pendidikan adalah suatu usaha yang sadar tujuan dan sistematis dalam mengembangkan potensi peserta didik semaksimal mungkin. Pendidikan adalah juga suatu usaha masyarakat dan bangsa yang disengaja dalam rangka mempersiapkan generasi muda bagi eksistensi kehidupan yang lebih bermartabat di masa yang akan datang.
Ada beberapa konsep dasar dalam pendidikan karakter yaitu budaya, karakter bangsa, dan pendidikan. Budaya diartikan sebagai keseluruhan sistem berpikir, nilai, moral, norma dan keyakinan (belief) manusia yang dihasilkan oleh suatu masyarakat. Manusia sebagai makhluk sosial menjadi penghasil sistem berpikir, nilai, moral, norma, dan keyakinan, akan tetapi juga dalam berinteraksi dengan sesama manusia dan lingkungan sekitar. Pendidikan karakter dapat dimaknai sebagai upaya sadar dan terencana untuk mengembangkan karakter peserta didik agar menjadi warganegara yang beriman, nasionalis, produktif, dan kreatif.
            UU RI Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 3  merumuskan fungsi dan tujuan pendidikan nasional yaitu “Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.”
            Pendidikan sejatinya merupakan proses enkulturasi, yang berfungsi mewariskan nilai-nilai kepada generasi muda. Nilai-nilai itu merupakan kekayaan dan sekaligus kebanggan bangsa sehingga dapat dikenal oleh bangsa-bangsa lain.
            Pendidikan karakter bangsa dilakukan melalui pengembangan nilai-nilai kebajikan yang telah menjadi nilai dasar budaya bangsa. Kebajikan yang menjadi atribut suatu karakter bangsa pada dasarnya adalah nilai-nilai yang diyakini kebenaran secara normatif oleh bangsa yang bersangkutan. Oleh karena itu pengembangan pendidikan karakter bangsa pada dasarnya adalah upaya mengakomodasi nilai-nilai luhur yang diambil dari way of life bangsa itu.

B.                 Nilai-nilai Teridentifikasi Dalam Pendidikan Karakter
Nilai-nilai teridentifikasi yang dapat dikembangkan dalam pendidikan karakter bangsa adalah sebagai berikut :
1.      Agama
2.      Pancasila
3.      Budaya
4.      Tujuan Pendidikan Nasional
Berdasarkan keempat sumber nilai itu, teridentifikasi sejumlah nilai yang dapat dikembangkan dalam Pendidikan karakter. Nilai-nilai teridentifikasi yang dimaksudkan adalah sebagai berikut :
1.      Religius
2.      Jujur
3.      Toleransi
4.      Disiplin
5.      Kerja keras
6.      Kreatif
7.      Mandiri
8.      Demokratis
9.      Rasa Ingin Tahu
10.  Semangat Kebangsaan
11.  Cinta Tanah Air
12.  Menghargai prestasi
13.  Bersahabat/komunikatif
14.  Cinta damai
15.  Gemar membaca
16.  Peduli Lingkungan
17.  Peduli Sosial
18.  Tanggung Jawab


No comments:

Post a Comment

Deskripsi Tinta Printer

 Deskripsi Umum Tinta Printer Tinta printer adalah cairan berwarna (atau hitam) yang digunakan dalam printer untuk membuat gambar atau teks ...

Blog Archive