Secara umum
penilaian berbasis kelas bertujuan untuk memberikan penghargaan terhadap pencapaian belajar siswa serta mempebaiki
program dan kegiatan pembelajaran. Oleh karena penilaian
berbasis kelas menekankan pencapaian hasil belajar siswa sekaligus
mencakup seluruh proses mengajar dan belajar yang menilai
karakteristik siswa, metode mengajar dan belajar, pencapaian kurikulum, alat
dan bahan belajar, dan administrasi sekolah.
Secara rinci tujuan penilaian berbasis kelas adalah untuk memberikan :
a) Informasi tentang kemajuan hasil belajar siswa secara individual dalam mencapai tujuan belajar sesuai dengan kegiatan belajar yang dilakukannya.
b) Informasi yang dapat digunakan untuk membina kegiatan belajar lebih lanjut, baik
terhadap masing-masing siswa maupun terhadap siswa seluruh kelas.
c) Informasi yang dapat digunakan oleh guru
dan siswa untuk mengetahui tingkat kemampuan siswa, menetapkan tingkat kesulitan /kemudahan untuk melaksanakan kegiatan remedial, pendalaman atau pengayaan.
d) Motivasi beajar siswa dengan cara memberikan informasi tentang kemajuannya dan merangsangnya untuk
melakukan usaha pemantapan atau perbaikan.
e) Informasi semua aspek kemajuan setiap siswa
dan pada gilirannya guru
dapat membantu pertumbuhannya secara efektif untuk menjadi anggota masyarakat dan pribadi yang utuh.
f) Bimbingan yang tepat untuk memilih sekolah atau jabatan
yang sesuai dengan keterampilan, minat, dan kemampuannya.
Fungsi penilaian berbasis kelas bagi siswa dan
guru adalah untuk membantu :
a) Siswa dalam mewujudkan dirinya dengan
mengubah atau mengembangkan peilakunya ke arah yang lebih baik dan maju.
b) Siswa mendapat kepuasan atas apa yang
telah dikerjakannya.
c) Guru untuk menetapkan apakah metode
mengajar ynag digunakan telah memadai.
d) Guru membuat pertimbangan dan keputusan administrasi.
A. Azis Wahab (1989:43-44) menyatakan, bahwa
penilaian dalam PKn mempunyai fungsi sebagai berikut :
a.
sebagai
tolak ukur untuk mengetahui keberhasilan atau kekurangan siswa, guru ataupun program pengajaran
yang telah disampaikan dengan
melalui kegiatan proses belajar mengajar.
b.
Sebagai
media klarifikasi, identifikasi serta penalaran dari nilai, moral dan masalah.
c.
Sebagai
media edukasi nilai-nilai moral.
No comments:
Post a Comment