Monday, March 6, 2017

Proses Belajar Menurut Teori Belajar Konstruktivisme


     
Prinsip utama dalam pembelajaran dengan teori belajar konstruktivisme adalah pertama, pengetahuan tidak dapat diperoleh secara pasif, tetapi secara aktif oleh struktur kognitif peserta didik. Kedua, fungsi kognisi bersifat adaptif dan membantu pengorganisasian melalui pengalaman nyata yang dimiliki anak.
Kedua pengertian di atas menekankan bagaimana pentingnya keterlibatan anak secara aktif dalam proses pengaitan sejumlah gagasan dan pengkonstruksian ilmu pengetahuan melalui lingkungannya. Seseorang akan lebih mudah mempelajari sesuatu bila belajar itu didasari oleh apa yang telah diketahui orang lain. Oleh karena itu, untuk mempelajari suatu materi matematika yang baru, pengalaman belajar yang lalu dari seseorang akan mempengaruhi terjadinya proses belajar tersebut. Teori belajar konstruktivisme lebih memfokuskan pada kesuksesan peserta didik dalam mengorganisasikan pengalaman mereka. Peserta didik didorong untuk mengkonstruksi sendiri pengetahuan mereka.
Peserta didik didorong dan diberi kesempatan untuk aktif dalam proses pembelajaran. Peserta didik perlu diberi kesempatan untuk bertanya, dan diberi kesempatan untuk memecahkan masalah sendiri tanpa harus dibimbing atau diarahkan oleh guru. Hal ini dimungkinkan karena hasil penelitian psikologis membuktikan bahwa pada saat belajar di dalam diri individu berlangsung proses mengkonstruksi pengetahuan baru yang sedang dihadapinya berdasarkan pengetahuan yang telah dimilikinya.
Dalam upaya mengimplementasikan teori belajar konstruktivisme, Tyler mengajukan beberapa saran yang berkaitan dengan rancangan pembelajaran, sebagai berikut :
1.      Memberi kesempatan kepada peserta didik untuk mengemukakan gagasannya dengan bahasa sendiri
2.      Memberi kesempatan kepada peserta didik untuk berfikir tentang pengalamannya sehingga menjadi lebih kreatif dan imajinatif
3.      Memberi kesempatan kepada peserta didik untuk mencoba gagasan baru
4.      Memberi pengalaman kepada peserta didik untuk mencoba gagasan baru
5.      Mendorong peserta didik untuk memikirkan perubahan gagasan mereka, dan
6.      Menciptakan lingkungan belajar yang kondusif

Sedangkan Hanbury mengemukakan sejumlah aspek dalam kaitannya dengan pembelajaran mata pelajaran tertentu, yaitu :
1.      Peserta didik mengkonstruksi pengetahuan matematika dengan cara mengintegrasikan ide yang mereka miliki
2.      Materi pelajaran menjadi lebih bermakna karena peserta didik mengerti
3.      Strategi peserta didik lebih bernilai, dan
4.      Peserta didik mempunyai kesempatan untuk berdiskusi dan saling bertukar pengalaman dan ilmu pengetahuan dengan temannya.


No comments:

Post a Comment

Deskripsi Tinta Printer

 Deskripsi Umum Tinta Printer Tinta printer adalah cairan berwarna (atau hitam) yang digunakan dalam printer untuk membuat gambar atau teks ...

Blog Archive